POLIWANGIPOLIWANGI
JriteksJriteksPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas fortifikasi ekstrak daun kelor terhadap peningkatan nutrisi dan kelayakan usaha produk tempe. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan yaitu T1 (tanpa perlakuan/kontrol), T2 (Penambahan ektrak daun kelor 2%), T3 (Penambahan ekstrak daun kelor 5%), T4 (Penambahan ekstrak daun kelor 10%) dengan parameter yang dilihat adalah kadar protein, lemak, abu, dan air, serta menganalisis aspek finansial pada usaha tempe yang direkomendasikan meliputi R/C Ratio, B/C Ratio, BEP, dan Payback Period. Hasil penelitian menunjukan semakin banyak penambahan ekstrak daun kelor akan berpengaruh dengan penurunan kandungan kadar protein, kadar abu dan peningkatan kadar lemak dan kadar air pada tempe. Sedangkan telah direkomendasikan menyatakan layak untuk diusahakan, jika melihat dari B/C Ratio dengan hasil 1,17, Nilai R/C Ratio dengan hasil 2,17, BEP Unit dan Rupiah sebesar 5538 Unit dan Rp 692 dengan nilai Payback Period 0,04.
Penambahan ekstrak daun kelor pada produk tempe tidak memiliki efektivitas yang tinggi terhadap nutrisi produk tempe.Hasil uji proksimat menunjukan bahwa semakin banyak penambahan ekstrak daun kelor akan berpengaruh terhadap.penurunan protein tempe (karena tekstur basah), penurunan kadar lemak pada tempe, penambahan kadar air pada tempe, dan penurunan kadar abu pada tempe.Hasil analisis kelayakan usaha secara finansial produk tempe dengan fortifikasi ekstrak daun kelor dikatakan layak untuk dijalankan.
1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi faktor-faktor penyebab penurunan kandungan gizi tempe setelah fortifikasi ekstrak daun kelor, seperti pengaruh proses pengolahan atau interaksi nutrisi antara kedelai dan daun kelor. 2. Perlu dilakukan eksperimen dengan variasi konsentrasi ekstrak daun kelor yang lebih optimal untuk menyeimbangkan peningkatan nutrisi dan kelayakan ekonomi produk tempe. 3. Penelitian juga bisa mengkaji preferensi konsumen terhadap tempe fortifikasi daun kelor, termasuk analisis harga jual yang kompetitif dan strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing produk.
- Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1757-899X/930/1/012063Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1757 899X 930 1 012063
- Evaluasi Kinerja Simpang Tiga Bersinyal (Studi Kasus Simpang Universitas Muhammadiyah Surakarta) | Hidayati... journals.ums.ac.id/index.php/DTS/article/view/16970Evaluasi Kinerja Simpang Tiga Bersinyal Studi Kasus Simpang Universitas Muhammadiyah Surakarta Hidayati journals ums ac index php DTS article view 16970
| File size | 313.15 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Dalam penelitian ini terdapat nilai keanekaragaman pada perangkap yellow trap dengan nilai (H=2,023>0,1). Untuk nilai keanekaragaman pada perangkap lightDalam penelitian ini terdapat nilai keanekaragaman pada perangkap yellow trap dengan nilai (H=2,023>0,1). Untuk nilai keanekaragaman pada perangkap light
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Namun, pewarna makanan alami memiliki stabilitas warna yang kurang baik karena sifat pigmennya yang mudah terdegradasi sehingga tidak optimal dalam memberikanNamun, pewarna makanan alami memiliki stabilitas warna yang kurang baik karena sifat pigmennya yang mudah terdegradasi sehingga tidak optimal dalam memberikan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Interaksi perlakuan ampas tahu dan blotong kering berpengaruh nyata terhadap diameter payung buah dan berat basah. Perlakuan terbaik untuk pertumbuhanInteraksi perlakuan ampas tahu dan blotong kering berpengaruh nyata terhadap diameter payung buah dan berat basah. Perlakuan terbaik untuk pertumbuhan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA coffeae sebesar 0,75 % dan persentase batang serta cabang terserang sebesar 0,70 %. Meskipun saat ini hama ini dianggap minor, kondisi lingkungan yangcoffeae sebesar 0,75 % dan persentase batang serta cabang terserang sebesar 0,70 %. Meskipun saat ini hama ini dianggap minor, kondisi lingkungan yang
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Setiap pengolahan 1 kg nira kelapa, rata-rata dihasilkan 0,19 kg gula. Industri gula ini memberikan nilai tambah sebesar Rp 2. 612 per kg atau sebesarSetiap pengolahan 1 kg nira kelapa, rata-rata dihasilkan 0,19 kg gula. Industri gula ini memberikan nilai tambah sebesar Rp 2. 612 per kg atau sebesar
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Oleh karena itu, dibutuhkan upaya untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam mengurangi dampak lingkungan. Dengan meningkatkan pemahaman dan partisipasiOleh karena itu, dibutuhkan upaya untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam mengurangi dampak lingkungan. Dengan meningkatkan pemahaman dan partisipasi
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Analisis berat kering dilakukan di Laboratorium MIPA Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pada variabelAnalisis berat kering dilakukan di Laboratorium MIPA Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pada variabel
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk Power Grow terhadap pertumbuhan dan produksi pada beberapa varietas tanaman kacangTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk Power Grow terhadap pertumbuhan dan produksi pada beberapa varietas tanaman kacang
Useful /
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Komunikasi matematika dipahami sesuai kerangka NCTM sebagai kemampuan untuk menyampaikan, merepresentasikan, dan merumuskan ide matematika secara koheren.Komunikasi matematika dipahami sesuai kerangka NCTM sebagai kemampuan untuk menyampaikan, merepresentasikan, dan merumuskan ide matematika secara koheren.
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Lahan ultisol termasuk salah satu jenis tanah yang kurang subur dan memiliki tingkat keasaman yang tinggi, sehingga menjadi tantangan dalam budidaya tanamanLahan ultisol termasuk salah satu jenis tanah yang kurang subur dan memiliki tingkat keasaman yang tinggi, sehingga menjadi tantangan dalam budidaya tanaman
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi konsentrasi sourdough terhadap karakteristik fisik, kimia, sensoris, serta masa simpan roti tawarPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi konsentrasi sourdough terhadap karakteristik fisik, kimia, sensoris, serta masa simpan roti tawar
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Adapun tahapan budidaya yang kurang sesuai standar adalah penanaman; pemupukan; dan penyiangan, penyiraman dan penggemburan. Permasalahan yang menjadiAdapun tahapan budidaya yang kurang sesuai standar adalah penanaman; pemupukan; dan penyiangan, penyiraman dan penggemburan. Permasalahan yang menjadi