UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu PertanianAgrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian

Sourdough merupakan hasil fermentasi dari campuran tepung dan air yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengembang alami dalam pembuatan roti, sekaligus meningkatkan nilai gizinya. Berbeda dengan ragi instan yang umum digunakan dalam industri roti dan berpotensi memberikan efek negatif terhadap kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan, sourdough dinilai lebih aman dan sehat. Penerapan sourdough sebagai alternatif ragi instan semakin banyak dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi konsentrasi sourdough terhadap karakteristik fisik, kimia, sensoris, serta masa simpan roti tawar berbahan dasar bekatul. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan perlakuan kontrol berupa penggunaan ragi instan, dan perlakuan lainnya berupa sourdough dengan konsentrasi 10%, 20%, 30%, dan 40% dari total berat tepung. Parameter yang diuji meliputi mutu fisik, analisis organoleptik, dan uji proksimat.

Penggunaan sourdough 30% pada roti tawar bekatul menghasilkan aroma dan rasa asam yang lebih dapat diterima serta memungkinkan adonan mengembang lebih baik meski memerlukan waktu fermentasi lebih panjang.Secara kimia, roti dengan sourdough 30% memiliki total energi, lemak, gula reduksi, NaCl, dan karbohidrat lebih rendah serta protein lebih tinggi dibandingkan roti dengan ragi instan.Roti berbasis sourdough juga menunjukkan daya simpan lebih lama daripada roti dengan ragi instan.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas kombinasi bakteri asam laktat tertentu dengan sourdough bekatul untuk meningkatkan kandungan protein dan mengurangi gula reduksi dalam roti, sehingga menghasilkan produk dengan nilai gizi lebih tinggi dan kalori lebih rendah. Selain itu, studi perbandingan antara sourdough bekatul dengan sourdough gandum dapat mengidentifikasi perbedaan profil asam, pH, dan mikroflora, membantu memahami mekanisme peningkatan daya simpan yang berpotensi dioptimalkan melalui variasi pembuatan starter. Terakhir, pengembangan sistem otomatisasi fermentasi sourdough berbasis sensor pH dan suhu dapat memberikan kontrol kualitas konsisten, meningkatkan produktivitas industri roti lokal dan mempermudah adopsi metode alami oleh produsen kecil.

  1. EFFECT OF RICE BRAN SOURDOUGH ON THE QUALITY OF RICE BRAN LOAF BREAD | Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu... journal.univetbantara.ac.id/index.php/agrisaintifika/article/view/6530EFFECT OF RICE BRAN SOURDOUGH ON THE QUALITY OF RICE BRAN LOAF BREAD Agrisaintifika Jurnal Ilmu Ilmu journal univetbantara ac index php agrisaintifika article view 6530
Read online
File size397.46 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test