UGMUGM

Media InformasiMedia Informasi

Literasi informasi merupakan kompetensi penting dalam pendidikan tinggi karena berkaitan dengan kemampuan mahasiswa dalam menemukan, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi informasi mahasiswa semester 1 Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Kerinci serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui instrumen pre-test berbasis model literasi informasi The Big6TM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58,34% mahasiswa berada pada kategori literasi rendah, 33,33% kategori sedang, dan hanya 8,33% kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ketersediaan sumber informasi ilmiah dengan kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkannya. Faktor utama yang memengaruhi rendahnya literasi informasi meliputi budaya akademik mahasiswa yang lebih mengandalkan mesin pencari umum, minimnya pelatihan literasi informasi, keterbatasan pemanfaatan teknologi informasi, serta kurangnya integrasi literasi informasi dalam proses pembelajaran.

Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat literasi informasi mahasiswa semester 1 Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Kerinci masih tergolong rendah.Mayoritas mahasiswa berada pada kategori literasi rendah, yang mengindikasikan adanya kesenjangan yang cukup signifikan antara ketersediaan sumber informasi ilmiah dengan kemampuan mahasiswa dalam mengakses, mengevaluasi, dan memanfaatkannya secara efektif.Kondisi ini mencerminkan bahwa keberlimpahan informasi di era digital belum sepenuhnya diimbangi dengan kompetensi literasi yang memadai di kalangan mahasiswa.Rendahnya tingkat literasi informasi tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya adalah budaya akademik mahasiswa yang cenderung mengandalkan mesin pencari umum tanpa melakukan evaluasi kritis terhadap kredibilitas sumber, minimnya pelatihan literasi informasi yang terstruktur dan berkelanjutan, serta masih terbatasnya pemanfaatan sumber daya digital perpustakaan seperti database jurnal ilmiah dan repositori institusi.Selain itu, kurangnya integrasi literasi informasi dalam proses pembelajaran di kelas juga menjadi salah satu penyebab utama, sehingga mahasiswa belum terbiasa mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis dalam mengelola informasi.Implikasi dari rendahnya literasi informasi tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas akademik mahasiswa, tetapi juga pada kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan global yang menuntut kecakapan dalam memilah informasi yang valid dan relevan.Dengan demikian, dibutuhkan upaya yang terstruktur dan berkelanjutan untuk meningkatkan literasi informasi mahasiswa.Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan program pelatihan literasi informasi yang terintegrasi dalam kurikulum, peningkatan kolaborasi antara dosen dan pustakawan dalam proses pembelajaran, serta optimalisasi pemanfaatan layanan dan sumber daya digital perpustakaan.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi informasi mahasiswa. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang terintegrasi dengan model literasi informasi The Big6TM, sehingga dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan literasi informasi secara lebih terstruktur dan mendukung proses pembelajaran yang efektif. Kedua, penelitian lanjutan dapat berfokus pada peran dosen dan pustakawan dalam meningkatkan literasi informasi mahasiswa. Kolaborasi antara dosen dan pustakawan dapat menjadi kunci dalam mengembangkan literasi informasi mahasiswa di era digital. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai strategi kolaborasi yang dapat diterapkan, seperti integrasi keterampilan literasi informasi dalam penugasan akademik dan kurikulum, serta pelatihan terkait pemanfaatan database dan penelusuran informasi. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji lebih lanjut tentang pemanfaatan teknologi dan e-resources dalam mendukung literasi informasi mahasiswa. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan program pelatihan literasi digital yang terintegrasi dengan kurikulum, serta optimalisasi pemanfaatan layanan dan sumber daya digital perpustakaan. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan literasi informasi mahasiswa dan mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif di perguruan tinggi.

  1. DOI Name 10.17933 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 27z crossref desc 42z center... doi.org/10.17933DOI Name 10 17933 Values doi name values index type timestamp data hs serv 27z crossref desc 42z center doi 10 17933
  2. Vol 35 No 1 (2026): Media Informasi | Media Informasi. vol doi https mi v35i1 published articles perilaku... jurnal.ugm.ac.id/v3/MI/issue/view/901Vol 35 No 1 2026 Media Informasi Media Informasi vol doi https mi v35i1 published articles perilaku jurnal ugm ac v3 MI issue view 901
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/978-3-319-03919-0_2Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 978 3 319 03919 0 2
Read online
File size1.21 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test