ISTAZISTAZ

ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam JournalZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki disiplin belajar peserta didik melalui penerapan pengelolaan kelas yang terstruktur dan sistematis. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam beberapa langkah, termasuk perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Langkah-langkah yang diterapkan dalam pengelolaan kelas mencakup pengaturan lingkungan pembelajaran, penyusunan serta penerapan peraturan kelas, pemberian instruksi yang tegas, penguatan positif untuk perilaku disiplin, serta pengawasan dan bimbingan kepada siswa selama kegiatan belajar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi disiplin siswa yang mencakup beberapa indikator, seperti ketepatan waktu dalam mengikuti pembelajaran, kepatuhan terhadap peraturan kelas, kesiapan mengikuti kegiatan belajar, keteraturan dalam menyelesaikan tugas, dan tanggung jawab terhadap proses belajar. Indikator untuk menilai keberhasilan penelitian ditetapkan berdasarkan peningkatan persentase siswa yang mencapai kategori disiplin sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. Hasil dari penelitian menunjukkan peningkatan disiplin belajar siswa dari kondisi awal sebesar 24%, yang meningkat menjadi 44% setelah langkah pada tahap berikutnya, dan mencapai 80% di akhir penelitian. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan pengelolaan kelas secara konsisten dapat menciptakan suasana belajar yang lebih teratur, mendukung, dan memfasilitasi terbentuknya perilaku disiplin siswa. Dengan demikian, pengelolaan kelas dapat dijadikan salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan disiplin belajar peserta didik.

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada 25 siswa kelas II Madrasah Ibtidaiyah Negeri 04 Kebumen, penerapan pengelolaan kelas melalui penetapan peraturan kelas, pembudayaan disiplin, penggunaan penguatan, penerapan metode mengajar yang bervariasi, dan evaluasi berkelanjutan membantu meningkatkan disiplin belajar siswa dalam kelas yang diteliti.Perubahan dapat dilihat dari kondisi awal, di mana hanya 6 siswa (24%) yang memenuhi kriteria disiplin, angka ini meningkat menjadi 11 siswa (44%) pada Siklus I dan mencapai 20 siswa (80%) pada Siklus II.Peningkatan ini menunjukkan bahwa intervensi yang diterapkan dalam penelitian ini berhasil memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu minimal 80%.Secara teoritis, temuan ini memperkuat perspektif bahwa pengelolaan kelas tidak hanya berkaitan dengan menjaga ketertiban, tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme pedagogis untuk mengembangkan perilaku disiplin siswa.Temuan ini menunjukkan bahwa disiplin pada siswa sekolah dasar dapat dikembangkan melalui lingkungan kelas yang terstruktur, ekspektasi perilaku yang jelas, pengawasan konsisten dari guru, dan penguatan positif.Dalam arti ini, pengelolaan kelas dapat dipahami sebagai komponen integral dari pembentukan karakter karena siswa tidak hanya diharapkan untuk mematuhi peraturan kelas, tetapi juga secara bertahap didorong untuk menginternalisasi perilaku belajar yang bertanggung jawab.Temuan ini memberikan dukungan empiris bagi perspektif pengelolaan kelas yang menekankan pentingnya struktur, konsistensi, interaksi, dan penguatan dalam membentuk keterlibatan dan perkembangan perilaku siswa.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan adalah: (1) Mengembangkan penelitian yang melibatkan sampel yang lebih luas dan beragam, mencakup berbagai tingkat sekolah, lokasi geografis, dan jenis institusi pendidikan untuk menguji efektivitas pengelolaan kelas dalam meningkatkan disiplin belajar siswa. (2) Melakukan studi perbandingan atau quasi-eksperimental untuk menilai efektivitas strategi pengelolaan kelas tertentu, seperti penetapan peraturan, penguatan positif, pengawasan, atau metode pengajaran yang bervariasi. (3) Melakukan penelitian longitudinal untuk menentukan apakah perbaikan disiplin belajar dapat dipertahankan dalam jangka panjang dan apakah perilaku disiplin belajar menjadi internalisasi di luar intervensi kelas yang langsung. (4) Mengintegrasikan berbagai sumber bukti, termasuk laporan diri siswa, perspektif orang tua, pengamatan guru, dan catatan perilaku, untuk memahami secara komprehensif bagaimana pengelolaan kelas berkontribusi terhadap perkembangan disiplin belajar siswa.

  1. Internalization of Learning Discipline for Low Grade Students in Elementary School | Indonesian Journal... doi.org/10.21070/ijemd.v22i.740Internalization of Learning Discipline for Low Grade Students in Elementary School Indonesian Journal doi 10 21070 ijemd v22i 740
  2. Analisis kedisiplinan belajar pada peserta didik kelas iv sekolah dasar | Ramadhani | Didaktika Dwija... jurnal.uns.ac.id/JDDI/article/view/64297Analisis kedisiplinan belajar pada peserta didik kelas iv sekolah dasar Ramadhani Didaktika Dwija jurnal uns ac JDDI article view 64297
Read online
File size419.15 KB
Pages29
DMCAReport

Related /

ads-block-test