LPPM UNBAJALPPM UNBAJA

Progress: Jurnal Pendidikan, Akuntansi dan KeuanganProgress: Jurnal Pendidikan, Akuntansi dan Keuangan

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan pengaruh partisipasi anggaran terhadap kinerja manajerial dengan modal psikologis dan budaya organisasi sebagai variabel intervening. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Responden dipilih dengan metode random sampling dengan kriteria sebagai berikut: memiliki pendidikan minimal S1, memiliki pengalaman di bidang anggaran minimal satu tahun, terlibat langsung dalam proses penyusunan anggaran, perusahaan manufaktur berskala besar dengan karyawan lebih dari 300 orang, dan total aktiva yang dimiliki perusahaan di atas seratus milyar rupiah. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 115 responden manajer dari perusahaan manufaktur di Provinsi Banten. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS). Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa partisipasi anggaran memiliki pengaruh positif terhadap modal psikologis, pengaruh positif terhadap budaya organisasi, pengaruh positif terhadap kinerja manajerial, pengaruh positif modal psikologis terhadap kinerja manajerial, dan pengaruh positif budaya organisasi terhadap kinerja manajerial. Penelitian ini juga menunjukkan peran modal psikologis dan budaya organisasi sebagai variabel mediating dalam pengaruh partisipasi anggaran terhadap kinerja manajerial.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi anggaran memiliki pengaruh positif terhadap kinerja manajerial melalui psychological capital dan budaya organisasi sebagai variabel intervening.Partisipasi anggaran memberikan kesempatan kepada individu untuk menerima dorongan dari atasan saat mereka bekerja dalam menetapkan anggaran, sehingga dapat membangun kepercayaan diri (self-efficacy), mengembangkan tingkat harapan (hope), menyediakan lingkungan kerja yang optimis (optimism), dan membangun ketahanan diri (resilient) karyawan untuk berhasil dalam pencapaian anggaran.Semakin tinggi tingkat keterlibatan pegawai dalam proses penyusunan anggaran, semakin tinggi pula kinerja manajerial.Budaya organisasi juga memiliki pengaruh positif terhadap kinerja manajerial.Budaya organisasi yang menghambat peningkatan kinerja jangka panjang cukup banyak, bahkan dalam organisasi yang penuh dengan orang-orang pandai dan berakal sehat.Partisipasi dalam proses penyusunan anggaran akan mendorong tingkat kepercayaan diri (self-efficacy), optimisme, kepercayaan terhadap harapan masa depan (hope), dan ketahanan diri (resiliency) dari karyawan.Perilaku psikologis positif ini pada akhirnya akan meningkatkan kinerja pegawai tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan fokus pada pengaruh partisipasi anggaran terhadap kinerja manajerial dalam konteks organisasi yang berbeda, seperti organisasi nirlaba atau organisasi pemerintah. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran variabel-variabel lain yang mungkin memediasi hubungan antara partisipasi anggaran dan kinerja manajerial, seperti kepuasan kerja atau komitmen organisasi. Terakhir, penelitian lanjutan dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari partisipasi anggaran terhadap kinerja manajerial dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi keberlanjutan organisasi.

Read online
File size352.91 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test