UMTUMT
Human verificationHuman verificationPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseptual terintegrasi untuk menganalisis determinan kesuksesan dalam holding pariwisata dan transportasi, dengan INJOURNEY sebagai studi kasus yang mewakili transformasi strategis BUMN Indonesia. Pendekatan kualitatif yang berbasis pada analisis konseptual dan tinjauan literatur dari tahun 2019-2023 digunakan untuk mengidentifikasi delapan variabel kunci: integrasi digital strategis, transformasi organisasi, manajemen sumber daya, kerangka regulasi, sinergi operasional, integrasi keuangan, dan posisi pasar. Temuan menunjukkan bahwa kesuksesan sangat bergantung pada keselarasan di antara variabel-variabel ini, di mana kepemimpinan strategis dan budaya kolaboratif berperan sebagai penggerak utama integrasi lintas entitas. Transformasi digital meningkatkan efisiensi operasional, sementara manajemen sumber daya manusia adaptif dan harmonisasi regulasi mendukung keberlanjutan organisasi. Kegagalan dalam satu dimensi dapat melemahkan kinerja keseluruhan sistem. Kepekaan penelitian ini terletak pada upaya Indonesia yang semakin cepat untuk memposisikan pariwisata sebagai mesin ekonomi global di tengah pemulihan pasca-pandemi, persaingan regional, dan tekanan yang meningkat terhadap BUMN untuk beroperasi dengan efisiensi, transparansi, dan daya saing global yang lebih tinggi. Penelitian ini menekankan pentingnya tata kelola adaptif, inovasi berkelanjutan, dan kepemimpinan transformasional. Rekomendasi menekankan penguatan kepemimpinan transformasional, pengembangan roadmap sinkronisasi digital, dan peningkatan koordinasi lintas fungsi untuk memastikan daya saing dan keberlanjutan holding pariwisata Indonesia di tingkat global.
Mencapai kinerja perusahaan yang unggul dalam konteks holding perusahaan adalah hasil dari interaksi dinamis dan multidimensi antara kepemimpinan strategis, transformasi digital, manajemen modal manusia, dan keunggulan kompetitif berkelanjutan (KKB).Integrasi budaya organisasi dan kerangka regulasi dan kebijakan bertindak sebagai variabel moderasi yang kritis.Kepemimpinan strategis berfungsi sebagai penggerak utama dalam menciptakan KKB melalui pengambilan keputusan strategis, alokasi sumber daya, dan pengembangan kemampuan dinamis, sekaligus bertindak sebagai katalisator dalam memastikan transformasi digital yang terintegrasi dan efektif.Manajemen modal manusia menjembatani strategi dengan pelaksanaan, di mana investasi dalam talenta dan budaya organisasi yang kuat adalah prasyarat untuk merealisasikan potensi KKB menjadi kinerja keuangan yang unggul.Efektivitas hubungan sebab-akibat ini sangat dipengaruhi oleh integrasi budaya organisasi, yang bertindak sebagai penguat internal dengan menciptakan kohesi dan memfasilitasi implementasi strategi, serta kerangka regulasi dan kebijakan, yang berfungsi sebagai katalisator eksternal melalui stabilitas regulasi dan dukungan institusional.Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diakui.Model konseptual yang diusulkan masih bersifat teoritis dan belum diuji secara empiris, sehingga memerlukan validasi lebih lanjut melalui penelitian kuantitatif menggunakan data dunia nyata dari holding perusahaan.Fokus penelitian pada sektor pariwisata dan transportasi membatasi generalisasi temuan ke sektor lain yang mungkin memiliki dinamika dan karakteristik yang berbeda.Kompleksitas hubungan antara variabel, khususnya peran moderasi faktor budaya dan regulasi, mungkin tidak sepenuhnya dieksplorasi, mengingat kedua faktor ini sangat kontekstual dan dipengaruhi oleh kondisi spesifik negara dan organisasi.Penelitian ini juga gagal mempertimbangkan sepenuhnya faktor-faktor disrupsi eksternal lainnya, seperti gejolak geopolitik atau perubahan sosio-budaya, yang dapat mempengaruhi hubungan dalam model.Untuk manajemen holding perusahaan, direkomendasikan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan strategis yang tidak hanya fokus pada manajemen portofolio, tetapi juga pada penciptaan sinergi organisasi dan integrasi budaya.Investasi dalam transformasi digital harus dipandang sebagai strategi jangka panjang yang terintegrasi dengan strategi keseluruhan perusahaan.Program manajemen modal manusia harus dirancang tidak hanya untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik, tetapi juga untuk memupuk budaya kolaboratif dan organisasi pembelajaran adaptif.Perusahaan juga perlu mengelola hubungan dengan regulator dan pemangku kebijakan secara proaktif untuk menciptakan lingkungan regulasi yang mendukung pertumbuhan dan inovasi.Penelitian masa depan menawarkan kesempatan untuk menguji secara empiris model konseptual ini dengan data dari holding perusahaan yang nyata, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei dan analisis statistik, serta pendekatan kualitatif dengan studi kasus mendalam.Memperluas cakupan penelitian ke sektor selain pariwisata dan transportasi akan menguji kekokohan dan generalisasi model.Mempelajari variabel mediasi dan moderasi potensial tambahan, seperti kemampuan inovasi atau kewirausahaan korporasi, dapat memperkaya pemahaman kita tentang mekanisme kinerja.Penelitian longitudinal untuk memahami evolusi hubungan antara variabel selama waktu, khususnya dalam menanggapi disrupsi dan perubahan lingkungan bisnis, juga akan memberikan kontribusi yang berharga.Akhirnya, penelitian implementasi praktis melalui penelitian tindakan dalam kolaborasi dengan perusahaan untuk mengembangkan dan menguji kerangka implementasi yang efektif akan menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang mendalam dengan menggunakan data dari holding perusahaan yang nyata. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei dan analisis statistik, serta pendekatan kualitatif dengan studi kasus mendalam. Selain itu, perlu diperluas cakupan penelitian ke sektor selain pariwisata dan transportasi untuk menguji kekokohan dan generalisasi model. Mempelajari variabel mediasi dan moderasi potensial tambahan, seperti kemampuan inovasi atau kewirausahaan korporasi, dapat memperkaya pemahaman kita tentang mekanisme kinerja. Penelitian longitudinal untuk memahami evolusi hubungan antara variabel selama waktu, khususnya dalam menanggapi disrupsi dan perubahan lingkungan bisnis, juga akan memberikan kontribusi yang berharga. Akhirnya, penelitian implementasi praktis melalui penelitian tindakan dalam kolaborasi dengan perusahaan akan menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih konkret dan terukur untuk meningkatkan kinerja holding perusahaan.
| File size | 372.16 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSIKAUNSIKA Hasil analisis situasi diperoleh informasi pertama keputusan untuk. (1) reorientasi dan reposisi layanan pendidikan sesuai dengan perundang-undangan, (2)Hasil analisis situasi diperoleh informasi pertama keputusan untuk. (1) reorientasi dan reposisi layanan pendidikan sesuai dengan perundang-undangan, (2)
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Pengaturan hukum telemedicine di Indonesia masih sektoral dan belum terintegrasi, sehingga aplikasi pihak ketiga berada dalam dua rezim hukum yang berbedaPengaturan hukum telemedicine di Indonesia masih sektoral dan belum terintegrasi, sehingga aplikasi pihak ketiga berada dalam dua rezim hukum yang berbeda
ARIMSIARIMSI Observasi aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatan dari kurang aktifnya siswa dalam kelompok pada siklus I menjadi siswa aktif dan antusias dalam pembelajaranObservasi aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatan dari kurang aktifnya siswa dalam kelompok pada siklus I menjadi siswa aktif dan antusias dalam pembelajaran
STPI PAJAKSTPI PAJAK Analisis PLS‑SEM menunjukkan bahwa model penelitian memiliki daya prediktif tinggi dengan R‑Square sebesar 0,852, yang menjelaskan 85,2 % variasiAnalisis PLS‑SEM menunjukkan bahwa model penelitian memiliki daya prediktif tinggi dengan R‑Square sebesar 0,852, yang menjelaskan 85,2 % variasi
IDEBAHASAIDEBAHASA Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur. Guru Bahasa InggrisMetode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur. Guru Bahasa Inggris
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Responden terbagi rata antara laki-laki dan perempuan, dengan sebagian besar berusia antara 26 dan 45 tahun. Mayoritas memiliki kualifikasi pascasarjana,Responden terbagi rata antara laki-laki dan perempuan, dengan sebagian besar berusia antara 26 dan 45 tahun. Mayoritas memiliki kualifikasi pascasarjana,
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Ditemukan empat strategi utama yang menjadi harapan perbaikan pendidikan di daerah 3T: peningkatan infrastruktur digital, pelatihan guru, pengelolaan danaDitemukan empat strategi utama yang menjadi harapan perbaikan pendidikan di daerah 3T: peningkatan infrastruktur digital, pelatihan guru, pengelolaan dana
ALSHOBARALSHOBAR Pada tahap pengembangan, media dibuat menggunakan MIT App Inventor dan divalidasi oleh tiga ahli media dan tiga ahli materi. Uji coba media pembelajaranPada tahap pengembangan, media dibuat menggunakan MIT App Inventor dan divalidasi oleh tiga ahli media dan tiga ahli materi. Uji coba media pembelajaran
Useful /
UHTUHT Penelitian ini bertujuan untuk mengenali karakteristik apendisitis akut pada pasien di RSUD Sanjiwani, Gianyar. Ditemukan pasien apendisitis akut sebagianPenelitian ini bertujuan untuk mengenali karakteristik apendisitis akut pada pasien di RSUD Sanjiwani, Gianyar. Ditemukan pasien apendisitis akut sebagian
ITLITL Pertamina Trans Kontinental (PTK) di pasar kapal pendukung lepas pantai yang sangat kompetitif dapat dikaitkan dengan fokus strategisnya pada diferensiasiPertamina Trans Kontinental (PTK) di pasar kapal pendukung lepas pantai yang sangat kompetitif dapat dikaitkan dengan fokus strategisnya pada diferensiasi
UNSIKAUNSIKA Pola pendidikan tersebut terus berlanjut pada masa Khulafa Ar‑Rasyidin yang terbagi menjadi empat periode kepemimpinan Khalifah Abu Bakar, Umar, Utsman,Pola pendidikan tersebut terus berlanjut pada masa Khulafa Ar‑Rasyidin yang terbagi menjadi empat periode kepemimpinan Khalifah Abu Bakar, Umar, Utsman,
UNUSIAUNUSIA Asas keadilan merupakan salah satu dari enam asas pemilu dan salah satu dari sebelas prinsip penyelenggara pemilu sebagaimana diatur dalam Pasal 2 danAsas keadilan merupakan salah satu dari enam asas pemilu dan salah satu dari sebelas prinsip penyelenggara pemilu sebagaimana diatur dalam Pasal 2 dan