AHS EDUAHS EDU

CIRCULAR: Jurnal Pendidikan Sosial dan EkonomiCIRCULAR: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model pembinaan karakter disiplin siswa melalui keteladanan guru IPS di SMPN 1 Purwosari, dengan fokus pada bentuk keteladanan, pola pembinaan, dan kontribusinya terhadap pembentukan disiplin siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, dengan subjek peserta didik kelas 7A, 7B, dan 7C yang berada pada masa transisi dari sekolah dasar ke sekolah menengah pertama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan guru IPS bersifat berlapis, meliputi kedisiplinan waktu yang disertai keberanian mengakui kesalahan, keteladanan verbal-nonverbal, serta integrasi nilai melalui materi dan kisah tokoh. Pola pembinaan diterapkan secara terdiferensiasi sesuai karakter siswa, mulai dari silent treatment, komunikasi serius tapi santai, hingga dialog empat mata, dengan menghindari hukuman yang menekan atau mempermalukan siswa. Keteladanan tersebut berkontribusi membentuk disiplin yang lahir dari kesadaran diri, bukan ketakutan terhadap sanksi. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan pembinaan disiplin bertumpu pada kualitas relasi guru-siswa sebagai perpaduan keteladanan yang konsisten, pendekatan humanis dan terdiferensiasi, serta dukungan struktural sekolah yang saling menopang.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembinaan karakter disiplin siswa melalui keteladanan guru IPS di SMPN 1 Purwosari terbangun dari perpaduan tiga unsur yang saling menopang.Pertama, keteladanan guru IPS bersifat berlapis, mencakup kedisiplinan waktu yang disertai keberanian mengakui kesalahan, keteladanan verbal-nonverbal yang menghargai martabat siswa, serta integrasi nilai disiplin melalui substansi materi IPS, permainan edukatif, dan kisah keteladanan tokoh.Kedua, pola pembinaan yang diterapkan bersifat terdiferensiasi sesuai tingkat pelanggaran dan karakter tiap kelas, bergerak dari silent treatment dan komunikasi serius tapi santai untuk pelanggaran ringan, hingga dialog empat mata yang mengedepankan aspek emosional untuk pelanggaran berulang, dengan konsisten menghindari hukuman yang menekan atau mempermalukan siswa.Ketiga, keteladanan tersebut berkontribusi membentuk karakter disiplin yang tumbuh secara bertahap dari kesadaran diri, bukan dari rasa takut terhadap sanksi, sebagaimana tampak pada perubahan perilaku siswa dan menguatnya peran pengurus kelas sebagai efek berantai keteladanan.Inti dari model ini terletak pada kualitas relasi guru dan siswa yang membuat keteladanan bekerja melalui kedekatan emosional, bukan secara mekanis.Dengan demikian, keberhasilan pembinaan disiplin tidak hanya bergantung pada konsistensi pribadi guru, tetapi juga pada dukungan struktural sekolah.Penelitian ini merekomendasikan agar model pembinaan berbasis keteladanan yang humanis dan terdiferensiasi dapat dijadikan rujukan bagi guru IPS maupun pendidik lain, sekaligus membuka peluang penelitian lanjutan pada lokus dan mata pelajaran yang lebih beragam.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara model pembinaan karakter disiplin melalui keteladanan guru IPS dengan model pembinaan melalui pendekatan lain, seperti pembiasaan atau hukuman. Selain itu, penelitian dapat dilakukan di jenjang pendidikan yang berbeda, seperti sekolah dasar atau sekolah menengah atas, untuk melihat apakah model pembinaan karakter disiplin melalui keteladanan guru IPS dapat diterapkan secara efektif di berbagai jenjang pendidikan. Terakhir, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak subjek, seperti siswa dari berbagai kelas atau sekolah, untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas model pembinaan karakter disiplin melalui keteladanan guru IPS.

  1. PENGARUH KETELADANAN GURU DAN KEPRIBADIAN SISWA TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DI SMA BUDI DHARMA DUMAI... ejournal.iaitfdumai.ac.id/index.php/jtf/article/view/181PENGARUH KETELADANAN GURU DAN KEPRIBADIAN SISWA TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DI SMA BUDI DHARMA DUMAI ejournal iaitfdumai ac index php jtf article view 181
  2. Urgensi pelaksanaan pendidikan karakter yang terintegrasi: analisis kebijakan penguatan pendidikan karakter... journal.kurasinstitute.com/index.php/jemal/article/view/485Urgensi pelaksanaan pendidikan karakter yang terintegrasi analisis kebijakan penguatan pendidikan karakter journal kurasinstitute index php jemal article view 485
  3. Pengaruh Keteladanan Guru Terhadap Kedisplinan Siswa | TARBAWIYAT. pengaruh keteladanan guru kedisplinan... ejournal.staialakbarsurabaya.ac.id/index.php/tarbawiyat/article/view/288Pengaruh Keteladanan Guru Terhadap Kedisplinan Siswa TARBAWIYAT pengaruh keteladanan guru kedisplinan ejournal staialakbarsurabaya ac index php tarbawiyat article view 288
  4. Keteladanan guru PKn terhadap pembinaan disiplin di sekolah | Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi. keteladanan... doi.org/10.21009/jimd.v20i2.17429Keteladanan guru PKn terhadap pembinaan disiplin di sekolah Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi keteladanan doi 10 21009 jimd v20i2 17429
  5. Peran Guru PKN Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas X Melalui Pendekatan Keteladanan Guru Di SMA... ifrelresearch.org/index.php/garuda-widyakarya/article/view/1713Peran Guru PKN Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas X Melalui Pendekatan Keteladanan Guru Di SMA ifrelresearch index php garuda widyakarya article view 1713
Read online
File size383.36 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test