UINSAIZUUINSAIZU

Tarling : Journal of Language EducationTarling : Journal of Language Education

Mengenal dan membedakan formula enam belas tenses bahasa Inggris bagi beberapa siswa, bahkan mahasiswa, tidaklah sederhana. Konsep perubahan dan modifikasi kata kerja dalam bahasa Inggris dianggap sebagai salah satu sumber masalah pembelajaran, dan konsep ini - perubahan bentuk kata kerja - tidak ditemukan dalam kamus bahasa Indonesia. Dengan memahami konsep perubahan kata kerja secara hierarkis (secara ringkas), komprehensif, sederhana, dan menyenangkan, diharapkan formula enam belas tenses dapat dengan mudah dipahami. Artikel ini bertujuan untuk memperkenalkan secara deskriptif (kualitatif) desain pembelajaran enam belas tenses bahasa Inggris dengan pendekatan konstruktivis. Enam belas formula tenses ini disederhanakan melalui klasifikasi dua tenses. Dua tenses yang berbeda adalah present dan past. Semua tenses bahasa Inggris dijelaskan melalui konsep dua tenses ini. Konsep tenses present dan past dijelaskan dan melalui pemahaman kebutuhan minimum untuk pembentukan kalimat, yaitu adanya subjek dan predikat. Beberapa hasil penelitian sebelumnya dipilih untuk menjelaskan desain pembelajaran yang dimaksud.

Memahami dan membedakan enam belas tenses bahasa Inggris merupakan tantangan bagi siswa, termasuk mahasiswa.Kompleksitas perubahan kata kerja sering dianggap sebagai hambatan utama dalam pembelajaran, terutama karena konsep perubahan bentuk kata kerja tidak ditemukan dalam sumber bahasa Indonesia.Artikel ini mengusulkan desain pembelajaran menggunakan pendekatan konstruktivis untuk mempermudah pemahaman siswa.Dengan menjelaskan konsep perubahan kata kerja secara hierarkis, komprehensif, dan sederhana, siswa dapat lebih mudah memahami tenses.Fokus artikel ini adalah pada klasifikasi dua tenses utama, yaitu present dan past, sebagai dasar untuk menjelaskan semua tenses bahasa Inggris.Dengan memahami konsep tenses present dan past serta kebutuhan minimum pembentukan kalimat, siswa dapat lebih efektif menghadapi tantangan tenses.

1. Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji efektivitas pendekatan dua tenses dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris di berbagai lingkungan akademik. 2. Studi dapat dikembangkan untuk membandingkan metode konstruktivis dengan pendekatan tradisional dalam pengajaran tenses. 3. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pendekatan ini terhadap pemahaman siswa non-bahasa Inggris, terutama dalam konteks pengajaran bahasa sebagai foreign language.

  1. Principles of “Constructivism” in Foreign Language Teaching-David Publishing Company. principles... doi.org/10.17265/2159-5836/2017.01.013Principles of AuConstructivismAy in Foreign Language Teaching David Publishing Company principles doi 10 17265 2159 5836 2017 01 013
  2. Two Tenses for All Sixteen Tenses: A Constructivist Approach | Tarling : Journal of Language Education.... ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/tarling/article/view/9235Two Tenses for All Sixteen Tenses A Constructivist Approach Tarling Journal of Language Education ejournal uinsaizu ac index php tarling article view 9235
Read online
File size778.93 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test