POLIJEPOLIJE
Journal of Food EngineeringJournal of Food EngineeringTeknologi micro nano bubble ozon merupakan teknologi pengawetan nontermal yang mengkombinasikan teknologi ozon dan teknologi gelembung mikro-nano dengan sistem difuser diharapkan dapat mempertahankan kualitas dan keamanan pangan, dan menjadi alternatif solusi permasalahan penolakan ekspor ikan tuna. Tujuan studi ini adalah menurunkan semaksimal mungkin kandungan histamin dan mempertahankan kualitas kimiawi ikan tuna sehingga memenuhi syarat kualitas dan keamanan pangan untuk konsumsi, perdagangan dan ekspor. Metoda penelitian yang dilakukan meliputi pengambilan sampel sesuai prosedur standar, pengujian mutu Kadar Histamin, nilai TVBN, Kadar Protein dan Kadar Lemak. Hasil penelitian menyimpulkan Teknologi Mikro-nano bubble ozon system diffuser dapat diandalkan untuk menurunkan secara signifikan kandungan histamin dan mempertahankan kualitas kimiawi sehingga memberikan jaminan keamanan pangan. Sistem injeksi difuser merupakan teknologi mikro-nano bubble ozon yang dapat menurunkan semua parameter pengamatan.
Teknologi Micro-Nano Bubble Ozon (MNBO) system diffuser dapat diandalkan untuk mempertahankan kualitas dan keamanan ikan tuna segar, dengan kemampuan menurunkan secara signifikan kadar histamin, TVBN dan kadar lemak.Penelitian menunjukkan bahwa durasi kontak ozon (0–60 menit) berpengaruh nyata dalam menurunkan kandungan histamin, nilai TVBN dan lemak tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar protein ikan tuna.Semakin lama waktu kontak semakin rendah kandungan histamin, nilai TVBN dan lemak ikan.Kondisi ideal untuk menghasilkan kualitas ikan tuna yang berkualitas dan aman bagi kesehatan yaitu pada pencucian MNBO sistem difuser dengan bak pencuci ukuran 154 cm x 104 cm dan 80 cm, generator ozon kapasitas 20 g per jam, dengan konsentrasi ozon terlarut 0,15 – 3 ppm dan waktu kontak ozon untuk pencucian ikan tuna sistem difuser selama 30 menit.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian efektivitas teknologi MNBO pada spesies ikan laut lainnya selain tuna untuk melihat respons kimiawi yang berbeda. Selain itu, perlu dilakukan optimasi parameter seperti konsentrasi ozon dan durasi kontak untuk mencapai efisiensi maksimal tanpa merusak nutrisi ikan. Terakhir, penelitian dapat menggabungkan teknologi MNBO dengan metode pengawetan lain, seperti pendinginan atau pengemasan vakum, untuk meningkatkan daya tahan ikan dalam jangka panjang.
- EFEK PERBEDAAN LAMA PERENDAMAN ASAP CAIR KULIT DURIAN TERHADAP KUALITAS IKAN MANYUNG (Arius thalassinus)... ejournal2.undip.ac.id/index.php/jitpi/article/view/5241EFEK PERBEDAAN LAMA PERENDAMAN ASAP CAIR KULIT DURIAN TERHADAP KUALITAS IKAN MANYUNG Arius thalassinus ejournal2 undip ac index php jitpi article view 5241
- Test of Total Volatile Base Nitrogen (TVB-N) in Tuna (Thunnus Sp.) at the at the Technical Implementation... doi.org/10.20473/jmcs.v11i2.36710Test of Total Volatile Base Nitrogen TVB N in Tuna Thunnus Sp at the at the Technical Implementation doi 10 20473 jmcs v11i2 36710
| File size | 667.23 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
CATTLEYADFCATTLEYADF Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dalam penyelenggaraan pemerintahanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dalam penyelenggaraan pemerintahan
UNIVSMUNIVSM Pasal 6 Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1960 menyatakan semua hak atas tanah mempunyai fungsi sosial. Penggunaan tanah harus disesuaikan dengan keadaannyaPasal 6 Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1960 menyatakan semua hak atas tanah mempunyai fungsi sosial. Penggunaan tanah harus disesuaikan dengan keadaannya
UNIVSMUNIVSM Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif. Undang-Undang Aparatur Sipil Negara belum secara tegas mengatur pemberhentian PegawaiJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif. Undang-Undang Aparatur Sipil Negara belum secara tegas mengatur pemberhentian Pegawai
UNRAMUNRAM Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan hortikultura yang telah dilaksanakan pada awal Oktober 2023 di kantor desa Sukadana. Pendampingan dilakukanKegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan hortikultura yang telah dilaksanakan pada awal Oktober 2023 di kantor desa Sukadana. Pendampingan dilakukan
UNIPASBYUNIPASBY Keterampilan dan pemahaman peserta dalam pembuatan sabun padat dari bahan minyak biji bunga matahari mengalami peningkatan berdasarkan hasil pre-test danKeterampilan dan pemahaman peserta dalam pembuatan sabun padat dari bahan minyak biji bunga matahari mengalami peningkatan berdasarkan hasil pre-test dan
UNNESUNNES Kriteria tersebut dirumuskan dengan kata-kata wiraga, wirasa, dan wirama yang memiliki makna harmoni antara tubuh (raga), rasa, dan irama dalam menampilkanKriteria tersebut dirumuskan dengan kata-kata wiraga, wirasa, dan wirama yang memiliki makna harmoni antara tubuh (raga), rasa, dan irama dalam menampilkan
UNNESUNNES Jenis evaluasi dalam menilai siswa termasuk non-tes dan tes. Teknik penilaian non-tes adalah observasi siswa untuk menentukan karakter siswa. Teknik tesJenis evaluasi dalam menilai siswa termasuk non-tes dan tes. Teknik penilaian non-tes adalah observasi siswa untuk menentukan karakter siswa. Teknik tes
UNIDAUNIDA Kisaran suhu pada kolam pernelitian memiliki kisaran 22-30oC berada pada nilai yang layak untuk pengembangan budidaya perikanan. Pola perubahan suhu perairanKisaran suhu pada kolam pernelitian memiliki kisaran 22-30oC berada pada nilai yang layak untuk pengembangan budidaya perikanan. Pola perubahan suhu perairan
Useful /
POLIJEPOLIJE Pengamatan proses pengolahan perikanan dilakukan secara langsung di UMKM Y menggunakan metode observasi dan wawancara dengan narasumber. Hasil observasiPengamatan proses pengolahan perikanan dilakukan secara langsung di UMKM Y menggunakan metode observasi dan wawancara dengan narasumber. Hasil observasi
POLIJEPOLIJE Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dari P1 (tanpa tomat sebagai kontrol), P2 (pisang ditambahkan tomat sebanyakPenelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dari P1 (tanpa tomat sebagai kontrol), P2 (pisang ditambahkan tomat sebanyak
UNRAMUNRAM Hasil transformasi kolam memiliki ukuran 3,2 x 1,8 x 1,5 meter serta 48 lubang tanam hidroponik. Budidaya aquaponik yang diterapkan adalah kombinasi ikanHasil transformasi kolam memiliki ukuran 3,2 x 1,8 x 1,5 meter serta 48 lubang tanam hidroponik. Budidaya aquaponik yang diterapkan adalah kombinasi ikan
DINUSDINUS Data dianalisis menggunakan teknik SWOT dan dilanjutkan dengan perancangan menggunakan metode 5 fase desain grafis Robin Landa. Hasil penelitian berupaData dianalisis menggunakan teknik SWOT dan dilanjutkan dengan perancangan menggunakan metode 5 fase desain grafis Robin Landa. Hasil penelitian berupa