UMBUMB

Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri)Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri)

Proses rehanging merupakan salah satu tahapan dalam kegiatan produksi yang memerlukan standar waktu kerja untuk mendukung kelancaran proses dan evaluasi kinerja operator. Namun, perusahaan belum memiliki standar waktu yang digunakan sebagai acuan, sehingga menimbulkan ketidakpastian kapasitas kerja dan memicu tidak tercapainya target output harian. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu baku pada proses rehanging sebagai dasar dalam menetapkan standar kerja. Metode yang digunakan adalah time study dengan stopwatch. Data waktu hasil pengamatan kemudian diuji menggunakan uji keseragaman dan uji kecukupan data. Selanjutnya dilakukan perhitungan waktu siklus, faktor penyesuaian melalui metode waktu normal dengan mempertimbangkan Westinghouse, serta waktu baku dengan menambahkan faktor kelonggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pengamatan telah memenuhi persyaratan keseragaman dan kecukupan sehingga dapat digunakan dalam perhitungan waktu baku. Waktu baku yang diperoleh pada proses rehanging sebesar 6,829 detik/siklus. Hasil pengukuran waktu baku dapat digunakan sebagai acuan perusahaan dalam menetapkan standar kerja, mengevaluasi produktivitas operator, menyeimbangkan lini produksi, serta mendukung perencanaan dan pengendalian proses produksi secara lebih efektif.

Berdasarkan hasil pengukuran kerja pada proses rehanging ayam, diperoleh waktu baku yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan aktivitas kerja di area tersebut.Penetapan waktu baku dilakukan melalui pengukuran waktu kerja, faktor penyesuaian dan penambahan kelonggaran, sehingga menghasilkan standar waktu yang representatif terhadap kondisi kerja aktual.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa waktu baku dapat menjadi dasar dalam perencanaan kapasitas kerja, pengalokasian tenaga kerja, serta evaluasi produktivitas proses rehanging ayam.Dengan adanya waktu baku yang telah ditetapkan, perusahaan diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan mengurangi potensi terjadinya hambatan operasional akibat ketidaksesuaian antara beban kerja dan kapasitas yang terjadi.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada optimalisasi proses rehanging. Hal ini dapat dilakukan dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas operator, seperti kondisi fisik dan psikologis pekerja, serta faktor lingkungan kerja. Selain itu, studi lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas waktu baku yang telah ditetapkan dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses produksi secara keseluruhan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kinerja industri unggas.

Read online
File size522.35 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test