BSIBSI

Abditeknika Jurnal Pengabdian MasyarakatAbditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat

Ikan bandeng memiliki nilai ekonomis tinggi dan sering dimanfaatkan sebagai bahan baku produk olahan. Pemerintah Desa Pliwetan, melalui ibu-ibu PKK, mengembangkan diversifikasi produk berupa abon ikan bandeng. Namun, pandemi menghadirkan tantangan baru, seperti meningkatnya permintaan yang dihadapkan pada proses produksi dan pelabelan yang masih sederhana, sehingga memerlukan waktu lebih lama. Tim PKM Unirow Tuban memberikan solusi melalui metode pengolahan modern, yang meliputi koordinasi, pengadaan alat, dan pendampingan introduksi alat. Tahapan pengabdian dimulai dengan koordinasi bersama mitra untuk menentukan alat dan bahan vital dalam produksi. Selanjutnya, dilakukan pengadaan alat berupa mesin pengaduk abon dan mesin print code. Pengenalan teknologi ini bertujuan meningkatkan efisiensi proses produksi dan kualitas produk. Hasilnya, penggunaan mesin pengaduk abon mampu memangkas waktu produksi hingga setengahnya. Sementara itu, mesin print code menggantikan metode pelabelan manual dengan hasil yang lebih rapi dan mudah dibaca, menghilangkan kesan tempelan kertas pada kemasan. Kesimpulannya, pelatihan dan penggunaan teknologi modern ini memberikan dampak positif bagi ibu-ibu PKK Desa Pliwetan. Mereka kini dapat meningkatkan efisiensi produksi dan menyebarkan pengetahuan kepada pelaku usaha mikro lainnya di desa. Dengan demikian, nilai ekonomi ikan bandeng sebagai komoditas lokal Desa Pliwetan turut meningkat, sekaligus memperkuat perekonomian desa melalui pengembangan produk unggulan berbasis sumber daya lokal.

Pelatihan dan penggunaan teknologi modern ini memberikan dampak positif bagi ibu-ibu PKK Desa Pliwetan.Mereka kini dapat meningkatkan efisiensi produksi dan menyebarkan pengetahuan kepada pelaku usaha mikro lainnya di desa.Dengan demikian, nilai ekonomi ikan bandeng sebagai komoditas lokal Desa Pliwetan turut meningkat, sekaligus memperkuat perekonomian desa melalui pengembangan produk unggulan berbasis sumber daya lokal.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah produk abon ikan bandeng di Desa Pliwetan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai diversifikasi rasa abon ikan bandeng dengan menambahkan bahan-bahan lokal lain seperti rempah-rempah atau buah-buahan, sehingga dapat menarik minat konsumen yang lebih luas dan menciptakan variasi produk yang unik. Kedua, penting untuk mengkaji potensi pengembangan kemasan yang lebih menarik dan ramah lingkungan, serta strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau pasar yang lebih luas, baik secara lokal maupun nasional. Ketiga, penelitian mengenai penerapan sistem manajemen mutu pada produksi abon ikan bandeng, seperti penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) atau Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas dan keamanan produk, serta membuka peluang untuk mendapatkan sertifikasi yang dapat meningkatkan daya saing produk di pasar.

Read online
File size266.23 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test