FT UIMFT UIM

Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)

Gudang merupakan lokasi yang vital untuk menyimpan barang-barang, berfungsi penting dalam memastikan kelancaran distribusi untuk mendukung proses produksi yang efektif. Setiap akhir bulan, divisi gudang rutin melakukan kegiatan inventarisasi untuk memeriksa kesesuaian jumlah antara sistem dan buku stock. Salah satu masalah yang sering dihadapi di gudang adalah perbedaan jumlah akhir komponen yang tercatat dalam buku stock dibandingkan dengan yang ada di sistem inventaris. Masalah ini terus berulang dan bisa menyebabkan kesalahan dalam laporan inventaris, yang pada akhirnya bisa merugikan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) untuk mengurangi kesalahan yang sering terjadi selama proses inventarisasi barang. Hasil analisis data mengungkapkan bahwa penyebab utama dari ketidaksesuaian antara stock real dan sistem inventaris adalah ketika barang keluar dari gudang tetapi tidak dicatat dalam sistem, saat barang masuk tanpa dicatat, serta kesalahan dalam menghitung stock yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penyebab terjadinya selisih stock timer dan mengurangi resiko terjadinya selisih stock berkelanjutan dengan menggunakan metode DMAIC di gudang PT XYZ.

Penyebab ketidakcocokan stock opname antara stock real dengan system inventory adalah material yang keluar gudang belum diinput di sistem, parts yang masuk gudang belum diinput di sistem, dan stock real belum dihitung.Penyebab ketidakcocokan saat pelaksanaan komponen material yang tertinggi adalah parts trial yang masuk belum di input di system inventory computer dan kesalahan pengambilan parts dalam proses picking.Faktor manusia, lingkungan, material, dan metode merupakan faktor yang menjadi penyebab terjadinya ketidakcocokan stock opname yang ada.Faktor manusia, seperti mengantuk dan kurang konsentrasi juga dapat disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti kurangnya sirkulasi udara yang menyebabkan suhu di gudang sparepart menjadi panas.Kurangnya disiplin dari personil gudang sparepart juga sangat mempengaruhi hasil dari kegiatan stock opname yang dilakukan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada penerapan teknologi IoT untuk memantau real-time pergerakan barang di gudang, sehingga mengurangi kesalahan pencatatan manual. Selain itu, evaluasi keterampilan dan disiplin kerja karyawan melalui program pelatihan khusus tentang manajemen inventaris bisa menjadi arah studi baru. Terakhir, pengembangan sistem otomatisasi berbasis AI untuk prediksi kebutuhan stock berdasarkan data historis dapat mengurangi risiko ketidakcocokan stock di masa depan.

  1. ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETIDAKSESUAIAN DATA STOCK OPNAME BARANG H3Y MENGGUNAKAN METODE DMAIC DI PT... justme.ft-uim.ac.id/index.php/JUSTME/en/article/view/117ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETIDAKSESUAIAN DATA STOCK OPNAME BARANG H3Y MENGGUNAKAN METODE DMAIC DI PT justme ft uim ac index php JUSTME en article view 117
  2. Analisisifaktor Penyebab Ketidaksesuaian Data Stock Opname Barang Consumable Menggunakan Metode Dmaic... journal.aritekin.or.id/index.php/Jupiter/article/view/53Analisisifaktor Penyebab Ketidaksesuaian Data Stock Opname Barang Consumable Menggunakan Metode Dmaic journal aritekin index php Jupiter article view 53
  3. PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN PENDEKATAN SIX SIGMA DAN KAIZEN SEBAGAI USAHA PENGURANGAN KECACATAN... doi.org/10.47080/intent.v6i1.2596PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN PENDEKATAN SIX SIGMA DAN KAIZEN SEBAGAI USAHA PENGURANGAN KECACATAN doi 10 47080 intent v6i1 2596
Read online
File size950.66 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test