UNNESUNNES

Jurnal Seni TariJurnal Seni Tari

Penelitian ini menganalisis karakteristik tokoh dalam tari Gatotkaca Gandrung karya R. Ono Lesmana Kartadikoesoemah melalui studi koreografi, rias, dan busana. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil menunjukkan bahwa tokoh utama Gatotkaca memiliki sifat mandiri, kuat, tangguh, bertanggung jawab, berani, rela berkorban, lincah, dan tenang dalam menghadapi masalah. Tokoh pendukung Pergiwa dan Pergiwati mencerminkan kelembutan dan keceriaan, sedangkan Cakil sebagai simbol amarah manusia menunjukkan sifat licik, nakal, dan berani. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi artistik dalam pembelajaran formal dan informal yang dapat diterapkan dalam kehidupan.

Tari Gatotkaca Gandrung adalah tari kelompok yang terdiri dari empat penari dengan tiga adegan.Cerita ini berasal dari kisah wayang Mahabharata, menggambarkan cinta Gatotkaca terhadap Pergiwa dan Pergiwati yang ternyata merupakan wujud Cakil.Akhir cerita ditandai kemenangan Gatotkaca karena keberaniannya.Rias dan busana menggambarkan karakter wayang secara umum, namun memiliki ciri khas dari daerah asal pencipta, yaitu penggunaan rias dan busana Sunda.Meski ada perbedaan dalam garis rias karena R.Ono bukan akademisi tari, tema tari tetap dapat menyampaikan pesan melalui koreografi, rias, dan busana.Perubahan bentuk pertunjukan dari solo ke kelompok menambah nilai seni dan membuat tari lebih hidup.Karakteristik setiap tokoh, termasuk Gatotkaca, mencerminkan mandiri, tanggung jawab, rela berkorban, kekuatan, kecerdasan, kecepatan, dan ketenangan dalam menghadapi masalah.Pergiwa dan Pergiwati mencerminkan kelembutan dan keceriaan, sedangkan Cakil mencerminkan sifat licik dan ketangguhan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak nilai-nilai budaya Sunda terhadap pengembangan karakter dalam tari tradisional, khususnya dalam konteks modern. 2. Studi perbandingan antara tari Gatotkaca Gandrung dalam gaya Solo dan Kasumedangan dapat dilakukan untuk memahami evolusi koreografi dan maknanya. 3. Penelitian tentang adaptasi tari Gatotkaca Gandrung dalam pendidikan seni di sekolah dapat dilakukan untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan karakter ke dalam kurikulum formal.

Read online
File size612.39 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test