UNHUNH

JURNAL AKADEMIKAJURNAL AKADEMIKA

Monitoring perkembangan anak usia dini sangat penting, terutama bagi anak usia 4-6 tahun yang merupakan masa emas yang membutuhkan perhatian lebih untuk merangsang tumbuh kembang secara maksimal. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pendidik dalam menentukan perkembangan yang terjadi pada peserta didik. Metode yang digunakan adalah metode perceptron, yaitu metode Jaringan Syaraf Tiruan (JST) sederhana yang menggunakan algoritma pelatihan untuk mengklasifikasi secara linear. Data input yang menjadi kriteria dalam penelitian ini meliputi Nilai Moral Keagamaan (MRV), Motorik Fisik (PM), Kognitif, Sosial Emosional, Bahasa, dan Seni. Hasil dari data yang telah diproses berupa indikator perkembangan yang dipilih, terbagi menjadi tiga kategori, yaitu Berkembang Sangat Baik [1 1], Berkembang Sesuai Harapan [1 0], dan Mulai Berkembang [0 1]. Setelah menganalisis monitoring perkembangan anak usia dini dengan menerapkan metode perceptron dan memprosesnya menggunakan aplikasi Matlab R2009a, penelitian menyimpulkan bahwa metode perceptron terbukti mampu menentukan output target dan output aktual yang sesuai sebesar 68%.

Taman Kanak-Kanak Kasih Bunda Batanghari saat ini belum memiliki sistem pendukung dalam perhitungan dan pengambilan keputusan untuk memonitoring perkembangan anak didik, sehingga proses monitoring berjalan lama dan kurang efektif.Penerapan metode Jaringan Syaraf Tiruan dapat dijadikan alat bantu bagi pihak sekolah untuk menentukan sejauh mana perkembangan anak serta merekomendasikan kemampuan yang perlu diasah sesuai potensi individu.Metode Perceptron terbukti dapat diterapkan dalam monitoring perkembangan anak usia dini dengan akurasi 68%, meskipun membutuhkan waktu lama dan banyak percobaan dalam penyesuaian parameter sistem.

Pertama, perlu dikembangkan penelitian yang merancang aplikasi berbasis web atau mobile untuk implementasi metode perceptron, sehingga proses monitoring perkembangan anak dapat dilakukan secara real-time oleh guru dan orang tua, serta lebih mudah dikelola tanpa ketergantungan pada software Matlab yang tidak ramah pengguna. Kedua, untuk meningkatkan akurasi sistem, perlu dilakukan studi komparatif dengan menggabungkan metode perceptron bersama metode lain seperti Backpropagation atau sistem pakar, guna mengevaluasi apakah integrasi pendekatan hybrid dapat menghasilkan prediksi yang lebih valid dan menyeluruh terhadap berbagai aspek tumbuh kembang anak. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian lanjutan yang menguji pengaruh jumlah data pelatihan dan kualitas input terhadap performa sistem, termasuk analisis sensitivitas terhadap bobot aspek perkembangan (misalnya moral, kognitif, motorik), agar sistem dapat disesuaikan dengan konteks pendidikan anak usia dini yang dinamis dan holistik. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi kebutuhan sistematis dan teknis yang belum terpenuhi dalam penelitian sebelumnya.

  1. #nilai moral#nilai moral
  2. #karakter anak usia#karakter anak usia
Read online
File size996.69 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2Qn
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test