STIKESNHSTIKESNH

Diagnosis : Jurnal Ilmiah KesehatanDiagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan

Efusi pleura adalah akumulasi cairan di rongga pleura yang dibedakan menjadi cairan transudat dan eksudat berdasarkan komposisi cairan pleura dan penyakit yang mendasarinya. Dalam keadaan normal, rongga pleura berisi cairan serosa sebanyak sekitar 5-10 ml yang disekresi secara utama dari pleura parietal dan diserap kembali melalui saluran limfatik di pleura parietal. Pada keadaan tertentu, keseimbangan antara sekresi dan absorbsi cairan pleura dapat terganggu sehingga terjadi akumulasi cairan pleura. Tujuan tatalaksana efusi pleura adalah mengurangi gejala dengan mengeluarkan cairan dari rongga pleura melalui tindakan torakosintesis atau pemasangan kateter pleura dan mengobati penyakit dasarnya. Pilihan tatalaksana pada penyakit seringkali bergantung pada jenis cairan pleura dan penyakit yang mendasarinya.

Efusi pleura adalah akumulasi cairan pleura yang abnormal yang disebabkan oleh pembentukan cairan pleura yang lebih cepat dari proses penyerapannya.Penatalaksanaan yang utama pada kasus efusi pleura adalah mengurangi gejala yang ditimbulkan dengan jalan mengevakuasi cairan dari dalam rongga pleura dan mengatasi penyakit yang mendasarinya.Selain tatalaksana dengan torakosintesis berulang, pilihan terapi lain untuk menangani efusi pleura berulang adalah pemasangan selang dada untuk drainase cairan.Selang dada ukuran kecil memiliki beberapa keuntungan, diantaranya lebih mudah dalam pemasangan, rasa nyeri yang ditimbulkan lebih sedikit dan risiko komplikasi yang lebih rendah.Kekurangan selang ukuran kecil diantaranya mudah terjadi sumbatan dan tertekuk.Kelebihan kateter ukuran besar diantaranya lebih menguntungkan pada cairan efusi dengan viskositas yang tinggi.Kateter ukuran besar memiliki kekurangan seperti rasa nyeri yang ditimbulkan lebih besar, risiko komplikasi yang lebih besar dan luka insisi yang lebih besar.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode yang lebih efektif dan aman untuk drainase cairan pleura, terutama pada kasus-kasus dengan viskositas cairan yang tinggi. Selain itu, studi komparatif antara kateter ukuran kecil dan besar dapat dilakukan untuk menentukan ukuran kateter yang optimal berdasarkan jenis cairan pleura dan kondisi pasien. Penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi baru untuk mencegah dan mengelola komplikasi yang terkait dengan pemasangan kateter pleura, seperti sumbatan dan malposisi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan kateter pleura dalam menangani berbagai jenis efusi pleura, termasuk efusi parapneumonik, efusi kardiogenik, dan efusi akibat penyakit ginjal atau hati. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat meningkatkan kualitas perawatan dan hasil pengobatan pada pasien dengan efusi pleura.

Read online
File size293.23 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test