STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA

Jurnal Kesehatan dan PembangunanJurnal Kesehatan dan Pembangunan

Menurut WHO, 20% penduduk kota dunia pernah menghirup udara kotor akibat emisi kendaraan bermotor, sehingga banyak penduduk yang berisiko tinggi penyakit paru dan saluran pernafasan seperti efusi pleura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab efusi pleura. Ruang lingkup penelitian ini ditujukan pada responden yang dirawat di Rumah Sakit Pusri Palembang. Sampel penelitian ini adalah sebagian pasien yang dirawat di Rumah Sakit Pusri Palembang tahun 2017 yang berjumlah 55 responden. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan antara umur, jenis kelamin, dan riwayat tuberculosis dengan kejadian efusi pleura. Diharapkan agar petugas kesehatan dapat meningkatkan pelaksanaan penyuluhan dan konseling mengenai penyakit efusi pleura, serta dapat meningkatkan standar pelayanan kesehatan sehingga dapat menghindari sedini mungkin penyakit efusi pleura.

Penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara umur, jenis kelamin, dan riwayat tuberculosis dengan kejadian efusi pleura di Rumah Sakit Pusri Palembang tahun 2018.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan efusi pleura, seperti faktor lingkungan, gaya hidup, dan kondisi kesehatan lainnya. Selain itu, penelitian tentang efektivitas intervensi kesehatan dalam mencegah dan menangani efusi pleura juga dapat menjadi arah studi yang menarik. Terakhir, penelitian tentang dampak efusi pleura terhadap kualitas hidup pasien dan strategi intervensi yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka juga layak untuk dieksplorasi.

Read online
File size214.86 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test