STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA

Jurnal Kesehatan dan PembangunanJurnal Kesehatan dan Pembangunan

Dalam fisiologi laktasi, prolaktin merupakan hormon yang disekresi oleh glanda pituitari. Hormon ini memiliki peranan penting untuk memproduksi ASI. Permasalahan tidak lancarnya proses keluarnya ASI menjadi salah satu penyebab seseorang tidak dapat menyusui bayinya sehingga proses menyusui terganggu/terhambat. Selain itu, cara lain untuk mengatasi ketidaklancaran produksi ASI yaitu dengan melakukan pijat oksitosin. Tujuan penelitian untuk mengetahui . Jenis penelitian pre-eksperimen dengan rancangan penelitian one group pre test and post test design. Dalam penelitian ini menetapkan 3 orang informan yang terdiri dari 2 orang informan ibu nifas dan 1 orang informan kunci yaitu bidan. Berdasarkan analisis univariat diketahui distribusi frekuensi produksi ASI ibu sebelum dilakukan pijat oksitosin sebagian besar pada kategori kurang sebanyak 9 responden (60%), sedangkan distribusi frekuensi produksi ASI ibu setelah dilakukan pijat oksitosin sebagian besar pada kategori baik sebanyak 13 responden (86,7%). Ada pengaruh yang signifikan pijat oksitosin terhadap produksi ASI ibu post partum di BPM Meli Rosita Palembang Tahun 2018 dengan nilai p value = 0,004 < 0,05. Saran Agar petugas kesehatan khususnya bidan selalu mempromosikan manfaat ASI dengan cara memberikan pelatihan atau mengajarkan kepada keluarga ibu postpartum teknik melakukan pijat oksitosin yang sangat banyak manfaatnya untuk mendukung program pemerintah tentang pemberian ASI ekslusif.

Pijat oksitosin secara signifikan meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum di BPM Meli Rosita Palembang, di mana rata‑rata produksi ASI meningkat dari 1,83 menjadi 2,13.Distribusi frekuensi sebelum pijat menunjukkan 60% ibu dengan produksi ASI kurang, yang berubah menjadi 86,7% dengan produksi baik setelah pijat.Akibatnya, pijat oksitosin dapat dianggap sebagai intervensi efektif untuk mendukung kebijakan pemberian ASI eksklusif.

Bagaimana mekanisme fisiologis pijat oksitosin pada berbagai kelompok usia ibu? Apakah durasi dan frekuensi pijat berpengaruh terhadap kinerja metabolik ASI jangka panjang? Bagaimana efektivitas pijat oksitosin bila dibandingan dengan teknik breast‑care tradisional dalam meningkatkan volume ASI pada ibu pertama?.

Read online
File size214.55 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test