JURNALBIKESJURNALBIKES
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar bayi yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal, baik secara fisik, kognitif, maupun emosional. Namun, gangguan tidur masih sering terjadi pada bayi usia 3–6 bulan, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya stimulasi fisik yang menenangkan. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan adalah pijat bayi, yang dipercaya dapat memberikan efek relaksasi dan meningkatkan kualitas serta kuantitas tidur. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan kelompok tunggal (one group) dan rancangan pre-test dan post-test. Subjek penelitian adalah 30 bayi berusia 3–6 bulan yang dipilih melalui teknik total sampling di wilayah kerja PMB Tiwuk Kabupaten Lumajang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p sebesar 0,02 yang lebih kecil dari nilai α (0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kuantitas tidur bayi sebelum dan sesudah intervensi pijat bayi. Intervensi sederhana seperti pijat bayi dapat digunakan sebagai salah satu metode non-farmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur bayi. Hasil ini sejalan dengan teori bahwa stimulasi sentuhan pada bayi dapat memberikan rasa nyaman dan relaksasi, yang pada akhirnya meningkatkan waktu tidur bayi.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa intervensi pijat bayi berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kuantitas tidur pada bayi usia 3–6 bulan.Sebelum diberikan pijat bayi, mayoritas responden memiliki kuantitas tidur yang kurang, namun setelah intervensi terjadi peningkatan jumlah bayi dengan tidur dalam kategori baik.Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi (p = 0,02) yang lebih kecil dari α = 0,05, menandakan adanya perbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah pijat bayi.Dengan demikian, pijat bayi dapat dipertimbangkan sebagai salah satu metode non-farmakologis yang efektif untuk mendukung kualitas tidur bayi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi dengan menggunakan instrumen yang lebih komprehensif, seperti analisis pola tidur bayi secara detail, termasuk durasi tidur nyenyak dan fase tidur REM. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak sampel bayi dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dan geografis untuk mendapatkan gambaran yang lebih representatif tentang efektivitas pijat bayi. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran orang tua atau pengasuh dalam memberikan pijat bayi, termasuk pelatihan dan edukasi yang diperlukan untuk memastikan teknik pijat yang benar dan aman, sehingga dapat memaksimalkan manfaat pijat bayi bagi kualitas tidur bayi.
| File size | 292.83 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSBUMSB ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja sejak bayi dilahirkan sampai usia 6 bulan. Pemberian ASI eksklusif merupakan bayi hanya diberi ASI saja tanpa tambahanASI eksklusif adalah pemberian ASI saja sejak bayi dilahirkan sampai usia 6 bulan. Pemberian ASI eksklusif merupakan bayi hanya diberi ASI saja tanpa tambahan
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Seminar nasional ini hadir sebagai wadah untuk kaum akademisi dan praktisi untuk berkolaborasi, mendiseminasikan karya ilmiah, inovasi, dan aplikasi IptekSeminar nasional ini hadir sebagai wadah untuk kaum akademisi dan praktisi untuk berkolaborasi, mendiseminasikan karya ilmiah, inovasi, dan aplikasi Iptek
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Program ini merupakan bentuk pendampingan terhadap Pokdarwis Sarga Nitya dalam merancang media website terpadu untuk mempromosikan potensi wisata. WebsiteProgram ini merupakan bentuk pendampingan terhadap Pokdarwis Sarga Nitya dalam merancang media website terpadu untuk mempromosikan potensi wisata. Website
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Terdapat pula peningkatan keterampilan di area dada, lengan, dan tungkai, meskipun dengan tingkat keberhasilan yang bervariasi. Pelatihan ini diharapkanTerdapat pula peningkatan keterampilan di area dada, lengan, dan tungkai, meskipun dengan tingkat keberhasilan yang bervariasi. Pelatihan ini diharapkan
UDSUDS Kegiatan ini dilaksanakan melalui sosialisasi edukasi teknik menyusui kepada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Tempurejo pada awal hingga akhir JuniKegiatan ini dilaksanakan melalui sosialisasi edukasi teknik menyusui kepada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Tempurejo pada awal hingga akhir Juni
STIKESCOLUMBIASIAMDNSTIKESCOLUMBIASIAMDN Angka kematian bayi (AKB) atau Infant Mortality Rate (IMR) adalah jumlah kematian bayi di bawah usia 1 tahun per 1000 kelahiran hidup. Penyebab terbanyakAngka kematian bayi (AKB) atau Infant Mortality Rate (IMR) adalah jumlah kematian bayi di bawah usia 1 tahun per 1000 kelahiran hidup. Penyebab terbanyak
UMSBUMSB Diharapkan masyarakat khususnya ibu bayi berperan aktif mengikuti kegiatan kelas ibu balita sehingga. pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap semakinDiharapkan masyarakat khususnya ibu bayi berperan aktif mengikuti kegiatan kelas ibu balita sehingga. pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap semakin
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Pada penelitian ini, analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Independent Samples T Test hasil penelitian dengan Independent Samples T Test dapatPada penelitian ini, analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Independent Samples T Test hasil penelitian dengan Independent Samples T Test dapat
Useful /
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Faktor penghambat seperti belum mampunya peserta didik memilah antara kepentingan organisasi dan kepentingan pribadi, belum sadar akan pentingnya pendidikanFaktor penghambat seperti belum mampunya peserta didik memilah antara kepentingan organisasi dan kepentingan pribadi, belum sadar akan pentingnya pendidikan
JURNALBIKESJURNALBIKES Edukasi gizi menggunakan booklet secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan asupan kalsium pada lansia, dengan peningkatan rata-rata pengetahuan sebesarEdukasi gizi menggunakan booklet secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan asupan kalsium pada lansia, dengan peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar
JURNALBIKESJURNALBIKES Teknik pengambilan sampel yaitu non probability sampling dengan Teknik consecutive sampling. Penelitian ini di lakukan pada bulan Februari – April 2025.Teknik pengambilan sampel yaitu non probability sampling dengan Teknik consecutive sampling. Penelitian ini di lakukan pada bulan Februari – April 2025.
JURNALBIKESJURNALBIKES Diharapkan dapat menjadi masukan kepada pihak manajemen RS khususnya untuk memberikan pelatihan, motivasi, maupun reward kepada perawat, sehingga kinerjaDiharapkan dapat menjadi masukan kepada pihak manajemen RS khususnya untuk memberikan pelatihan, motivasi, maupun reward kepada perawat, sehingga kinerja