UMLAUMLA

SURYA: Jurnal Media Komunikasi Ilmu KesehatanSURYA: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Kesehatan

Pendahuluan: Diabetes mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar glikemik darah yang dapat menyebabkan kebutaan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kegagalan mengontrol kadar glikemik darah pada pasien diabetes mellitus adalah ketidakpatuhan pasien dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kepatuhan pengobatan dengan hasil klinis pasien diabetes mellitus tipe 2 di Klinik Permata Hati Sukoharjo. Metode: Penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross‑sectional, melibatkan 38 pasien prolanis diabetes tipe 2 berusia >26 tahun dengan total sampling. Kepatuhan dinilai menggunakan kuesioner MMAS‑8, sedangkan hasil klinis diukur dengan kadar gula darah puasa. Data dianalisis dengan uji rank Spearman (α = 0,05). Hasil: Tingkat kepatuhan sedang ditemukan pada 17 pasien (44,74%). Analisis Spearman menunjukkan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien korelasi –0,801, menandakan hubungan signifikan antara kepatuhan pengobatan dan kadar gula darah puasa. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan pengobatan dan outcome klinis pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Klinik Permata Hati, Sukoharjo.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kadar gula darah puasa (KGD) dengan kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus di Klinik Pratama Permata Hati Kabupaten Sukoharjo.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi apakah intervensi edukasi yang diberikan oleh apoteker dapat meningkatkan kepatuhan pengobatan dan menurunkan kadar gula darah puasa pada pasien diabetes tipe 2 di klinik serupa. Selain itu, diperlukan studi kohort longitudinal untuk memantau perubahan kepatuhan selama periode satu hingga dua tahun serta hubungannya dengan perkembangan komplikasi mikro‑ dan makrovaskuler. Selanjutnya, perbandingan antara metode penilaian kepatuhan tradisional seperti kuesioner MMAS‑8 dengan teknologi pemantauan elektronik (misalnya smart‑pillbox) dapat membantu menentukan alat yang paling akurat dan praktis dalam konteks fasilitas kesehatan primer. Penelitian juga dapat menyelidiki pengaruh faktor sosio‑ekonomi, tingkat pendidikan, dan dukungan keluarga terhadap tingkat kepatuhan pasien diabetes. Selain itu, uji coba penggunaan pengingat berbasis mobile health (SMS atau aplikasi) dapat menilai efektivitasnya dalam meningkatkan konsistensi minum obat. Hasil-hasil dari studi-studi ini diharapkan memberikan dasar ilmiah untuk merancang program intervensi yang lebih terarah dan meningkatkan outcome klinis pada populasi diabetes tipe 2.

  1. Pengaruh Pelayanan Kefarmasian di Rumah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Wilayah Kota... jurnal.ugm.ac.id/jmpf/article/view/46240Pengaruh Pelayanan Kefarmasian di Rumah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Wilayah Kota jurnal ugm ac jmpf article view 46240
  1. #diabetes mellitus#diabetes mellitus
  2. #gula darah#gula darah
Read online
File size225.22 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-1K7
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test