NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE

Librarium: Library and Information Science JournalLibrarium: Library and Information Science Journal

Keberlanjutan program literasi berbasis masyarakat sangat dipengaruhi oleh efektivitas pengelolaan organisasi, khususnya dalam penerapan fungsi pengorganisasian. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran fungsi pengorganisasian dalam mewujudkan keberlanjutan program literasi berbasis masyarakat di Rumah Pintar Punggur Cerdas Kabupaten Kubu Raya serta kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4, SDG 10, dan SDG 17. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive sampling, sedangkan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian tugas yang jelas, struktur organisasi yang formal, pendelegasian wewenang, serta pengembangan kompetensi relawan menjadi faktor utama yang mendukung keberlanjutan program literasi. Namun demikian, keterbatasan relawan tetap, ketergantungan pada mahasiswa magang, serta belum memadainya sarana pembelajaran masih menjadi tantangan yang perlu diatasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fungsi pengorganisasian merupakan fondasi penting dalam membangun tata kelola program literasi yang berkelanjutan serta memperkuat kontribusi organisasi masyarakat terhadap peningkatan kualitas Pendidikan, perluasan akses literasi untuk semua masyarakat, dan penguatan kemitraan dalam mendukung pencapaian SDGs.

Fungsi pengorganisasian menjadi kunci keberlanjutan program literasi berbasis masyarakat di Rumah Pintar Punggur Cerdas.Pembagian tugas, struktur organisasi, pendelegasian wewenang, dan pengembangan sumber daya manusia menjadi faktor utama pendukung keberlanjutan.Namun, keterbatasan relawan tetap, ketergantungan pada mahasiswa magang, serta sarana pembelajaran yang belum memadai masih menjadi tantangan.Fungsi pengorganisasian berkontribusi signifikan terhadap pencapaian SDG 4, SDG 10, dan SDG 17 melalui peningkatan kualitas pendidikan, perluasan akses literasi, dan penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak program pelatihan relawan berkelanjutan terhadap efektivitas pengelolaan literasi berbasis masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan analisis mengenai peran kemitraan institusi pendidikan dalam memperkuat keberlanjutan program literasi melalui alokasi sumber daya dan pengembangan inovasi layanan. Terakhir, penelitian tentang penggunaan teknologi digital sebagai alat pendukung akses literasi di daerah terpencil dapat menjadi arah baru untuk meningkatkan inklusivitas dan keterjangkauan layanan literasi.

  1. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Rumah Literasi Kreatif di Kabupaten Kutai Kartanegara | Journal... doi.org/10.22146/jsds.1915Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Rumah Literasi Kreatif di Kabupaten Kutai Kartanegara Journal doi 10 22146 jsds 1915
  2. Chapter 19: Supply networks: dyads, triads and networks in: Handbook of Theories for Purchasing, Supply... elgaronline.com/view/book/9781839104503/book-part-9781839104503-23.xmlChapter 19 Supply networks dyads triads and networks in Handbook of Theories for Purchasing Supply elgaronline view book 9781839104503 book part 9781839104503 23 xml
  3. TEACHING STRATEGIES OF ABRAHAM MASLOW'S HIERARCHY OF NEEDS THEORY IN SPECIAL EDUCATION | Special... doi.org/10.59055/se.v3i1.40TEACHING STRATEGIES OF ABRAHAM MASLOWS HIERARCHY OF NEEDS THEORY IN SPECIAL EDUCATION Special doi 10 59055 se v3i1 40
  4. "Gateways to…literacy: a collaborative effort." by Anna Hughes. gateways literacy effort... doi.org/10.33470/2379-9536.1417Gateways toAliteracy a collaborative effort by Anna Hughes gateways literacy effort doi 10 33470 2379 9536 1417
Read online
File size291.91 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test