UMBUMB
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kasus diskriminasi dan perundungan yang sering terjadi di Indonesia karena perbedaan latar belakang. Contohnya peristiwa sampit, perundungan yang dialami siswa kelas dua SDN Jomin Barat 2 Cikampek pada tahun 2023 sebab berbeda keyakinan, dan perilaku siswa di SMAN 1 Silat Hilir yang masih membedakan teman berdasarkan latar belakang suku saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Dalam hal ini pendidikan agama dapat menjadi salah satu alternatif untuk menanamkan nilai-nilai kebhinekaan dan mencegah perilaku-perilaku tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penanaman nilai-nilai kebhinekaan di SMAN 1 Silat Hilir melalui guru Pendidikan Agama Islam, guru Pendidikan Agama Katholik, guru Pendidikan Agama Kristen, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini berlokasi di SMAN 1 Silat Hilir menggunakan metode berupa pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: wawancara semi terstruktur dengan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling, observasi non partisipan, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa pengumpulan data mentah, reduksi data, penyajian data (data display), serta penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukan bahwa guru pendidikan agama (Islam, Katholik, Kristen) menanamkan nilai kebhinekaan melalui dua langkah yaitu: a) melalui pembelajaran pendidikan agama di kelas seperti; melakukan integrasi nilai kebhinekaan pada materi pelajaran agama, menggunakan pendekatan kontekstual dalam menyampaikan materi pelajaran (guru PAI tidak menggunakan ini), dan menerapkan metode pembelajaran yang efektif. b) melalui kegiatan di sekolah. Dampak terhadap sikap, perilaku, pola pikir, dan cara siswa berkomunikasi juga sudah mulai menunjukan perkembangan positif, namun masih terdapat beberapa siswa Islam yang kurang toleran pada awal masa studi, tetapi dapat diminimalisir seiring berjalanya waktu. Kemudian faktor pendukung dan penghambatnya dapat dikategorikan menjadi dua macam yakni faktor internal dan eksternal. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa SMAN 1 Silat Hilir telah menanamkan nilai-nilai kebhinekaan melalui pendidikan agama yang tampak dari adanya kemajuan dalam pembentukan karakter siswa, Meskipun demikian, proses tersebut masih memerlukan perhatian dan penguatan secara berkelanjutan terutama pada awal masa studi (kelas X).
SMAN 1 Silat Hilir telah menanamkan nilai-nilai kebhinekaan melalui pendidikan agama yang terlihat dari perkembangan karakter siswa.Proses ini memerlukan perhatian dan penguatan terutama di awal masa studi.Faktor pendukung dan penghambat terdiri dari internal dan eksternal.
1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang pendidikan agama terhadap toleransi siswa di sekolah. 2. Studi tentang efektivitas metode pembelajaran kontekstual dalam menanamkan nilai kebhinekaan di lingkungan sekolah. 3. Analisis peran keluarga dan masyarakat dalam memperkuat nilai kebhinekaan yang telah ditanamkan di sekolah, terutama di tengah pengaruh media sosial yang semakin besar.
| File size | 322.42 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan nilai dapat diwujudkan melalui beberapa pendekatan, termasuk evokasi yang menekankan inisiatif peserta didikPendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan nilai dapat diwujudkan melalui beberapa pendekatan, termasuk evokasi yang menekankan inisiatif peserta didik
IAINGAWIIAINGAWI Hasil kajian menunjukkan bahwa Mamluk memainkan peran penting dalam membangun kembali struktur keilmuan Islam pasca kehancuran akibat invasi Mongol, sedangkanHasil kajian menunjukkan bahwa Mamluk memainkan peran penting dalam membangun kembali struktur keilmuan Islam pasca kehancuran akibat invasi Mongol, sedangkan
UMBUMB Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Rejang Lebong dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media poster dapat meningkatkanPenelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Rejang Lebong dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media poster dapat meningkatkan
UMBUMB Pancasila merupakan ideologi terbuka dan dinamis yang harus terus diinternalisasikan melalui kebijakan publik, pendidikan, serta partisipasi aktif masyarakatPancasila merupakan ideologi terbuka dan dinamis yang harus terus diinternalisasikan melalui kebijakan publik, pendidikan, serta partisipasi aktif masyarakat
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Penelitian di SMPN 15 Kota Bengkulu menunjukkan bahwa guru meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik PAI melalui strategi sistematis sepertiPenelitian di SMPN 15 Kota Bengkulu menunjukkan bahwa guru meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik PAI melalui strategi sistematis seperti
BENGKULUINSTITUTEBENGKULUINSTITUTE Kualitas pelayanan, fasilitas halal, dan citra destinasi merupakan faktor signifikan yang memengaruhi kepuasan wisatawan di Desa Wisata Setanggor, LombokKualitas pelayanan, fasilitas halal, dan citra destinasi merupakan faktor signifikan yang memengaruhi kepuasan wisatawan di Desa Wisata Setanggor, Lombok
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis besarnya pengaruh aktivitas keagamaan terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu,Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis besarnya pengaruh aktivitas keagamaan terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu,
STIP FARMINGSTIP FARMING Hal tersebut menjadi alasan utama perlunya untuk mengetahui daya saing kompetitif porang. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dayaHal tersebut menjadi alasan utama perlunya untuk mengetahui daya saing kompetitif porang. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis daya
Useful /
IAINGAWIIAINGAWI Oleh karena itu, pengembangan model intervensi yang terstruktur, penyesuaian gerakan dengan keberagaman budaya konseli, serta penyusunan panduan praktisOleh karena itu, pengembangan model intervensi yang terstruktur, penyesuaian gerakan dengan keberagaman budaya konseli, serta penyusunan panduan praktis
UMBUMB Kondisi ini dipicu oleh faktor internal, seperti rapuhnya moralitas, sikap serakah, serta pola hidup yang hedonis, dan juga faktor eksternal berupa budayaKondisi ini dipicu oleh faktor internal, seperti rapuhnya moralitas, sikap serakah, serta pola hidup yang hedonis, dan juga faktor eksternal berupa budaya
UMBUMB Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan memainkan peran strategis melalui tiga mekanisme utama, yaitu internalisasi nilai hukum, penguasaanHasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan memainkan peran strategis melalui tiga mekanisme utama, yaitu internalisasi nilai hukum, penguasaan
UMBUMB Pergeseran ancaman dari aspek militer ke sosial-budaya menempatkan nasionalisme pada posisi rentan, terutama akibat penetrasi nilai westernisasi dan KoreanPergeseran ancaman dari aspek militer ke sosial-budaya menempatkan nasionalisme pada posisi rentan, terutama akibat penetrasi nilai westernisasi dan Korean