UMUM
Journal of Language Literature and ArtsJournal of Language Literature and ArtsStudi ini bertujuan untuk menguraikan implementasi Project Based Learning (PjBL) terhadap kreativitas peserta didik dalam pembelajaran seni rupa di kelas II sekolah dasar. Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya kreativitas siswa, karena sebagian besar masih berpatok pada peniruan dan kurang memiliki keberanian untuk berekspresi secara mandiri. Untuk menjawab masalah tersebut, model PjBL diterapkan dengan menekankan keterlibatan aktif siswa dalam merancang serta menyelesaikan proyek seni rupa secara mandiri.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 29 siswa kelas II di SD Negeri Arjasari Barat. Agar memperoleh data yang valid, peneliti menggunakan beberapa instrumen, yaitu observasi, evaluasi, wawancara, dan angket terbuka. Observasi dilakukan oleh guru sebagai pengamat, evaluasi digunakan untuk menilai hasil karya siswa, wawancara dilaksanakan dengan guru, sedangkan angket terbuka diberikan kepada siswa untuk menggali pandangan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan kreativitas siswa, terutama dalam mengeksplorasi ide, memanfaatkan benda di lingkungan sekitar, serta menghasilkan karya yang unik. Beberapa siswa bahkan mampu menciptakan karya orisinal yang berbeda dari contoh maupun teman-temannya. Meskipun masih ada siswa yang meniru, terlihat peningkatan keberanian dalam berekspresi dan bereksperimen. Dengan demikian, implementasi Project Based Learning efektif untuk mendorong serta mengembangkan kreativitas siswa dalam pembelajaran seni rupa di sekolah dasar.
Penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran seni rupa kelas II SD memberikan pengaruh positif terhadap kreativitas siswa, meskipun perkembangannya belum merata.PjBL mendorong partisipasi aktif dan orisinalitas karya pada sebagian siswa, namun aspek keluwesan dan elaborasi ide masih perlu ditingkatkan karena keterbatasan pemahaman konsep pola dan kurangnya keberanian eksplorasi.Oleh karena itu, optimalisasi PjBL memerlukan pendampingan intensif, stimulus yang beragam, pelatihan berpikir kreatif bertahap, serta ruang eksplorasi yang lebih luas dari guru untuk memperkuat kreativitas siswa.
Mengingat hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Project-Based Learning (PjBL) berdampak positif namun belum merata dalam mengembangkan kreativitas siswa kelas II SD, terutama pada aspek fleksibilitas dan elaborasi ide, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi longitudinal atau riset tindakan yang secara sistematis mengamati dan mendokumentasikan perkembangan aspek fleksibilitas dalam mengubah gagasan dan elaborasi dalam memperinci karya seni siswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi intervensi jangka panjang, seperti siklus PjBL yang berulang dengan penugasan yang semakin kompleks dan pemberian stimulus visual serta verbal yang beragam, untuk melihat bagaimana kebiasaan berpikir kreatif dapat dibentuk secara bertahap dalam diri siswa kelas rendah. Kedua, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang lebih mendalam tidak hanya membandingkan efektivitas PjBL dengan model pembelajaran seni rupa lain, namun juga secara spesifik mengkaji dampaknya terhadap kemampuan siswa menghasilkan ide orisinal dan memecahkan masalah artistik. Mengingat kecenderungan siswa untuk meniru, penelitian ini dapat menganalisis bagaimana PjBL dibandingkan dengan pendekatan berbasis eksplorasi bebas atau kurikulum terstruktur, mampu mengurangi perilaku meniru dan mendorong kemandirian ekspresi. Ketiga, mengingat adanya tantangan terkait keterbatasan fasilitas dan perlunya bimbingan intensif, penelitian dapat menyelidiki bagaimana integrasi variabel pendukung yang lebih komprehensif, seperti peran media visual digital interaktif, penataan lingkungan belajar yang menginspirasi, serta program keterlibatan aktif orang tua di rumah, secara kolektif memengaruhi peningkatan orisinalitas dan elaborasi karya seni. Studi ini akan menguji desain program yang memadukan dukungan eksternal untuk mengatasi kendala yang ada dan memperkuat pemahaman konsep pola serta keberanian siswa dalam bereksperimen.
- Implementasi Project Based Learning terhadap Kreativitas Siswa pada Pembelajaran Seni Rupa di Kelas II... journal3.um.ac.id/index.php/fs/article/view/7214Implementasi Project Based Learning terhadap Kreativitas Siswa pada Pembelajaran Seni Rupa di Kelas II journal3 um ac index php fs article view 7214
- Model Project Based Learning dalam Pembelajaran Seni Rupa untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas... doi.org/10.17977/um064v5i12025p1-11Model Project Based Learning dalam Pembelajaran Seni Rupa untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas doi 10 17977 um064v5i12025p1 11
- Implementasi Metode Project Based Learning (PjBL) dalam Pembelajaran Matematika Kelas 1 Sekolah Dasar... journal3.um.ac.id/index.php/ppg/article/view/5747Implementasi Metode Project Based Learning PjBL dalam Pembelajaran Matematika Kelas 1 Sekolah Dasar journal3 um ac index php ppg article view 5747
- Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia... doi.org/10.17977/um064v5i12025p63-73Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia doi 10 17977 um064v5i12025p63 73
| File size | 355.29 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UINUIN Data diperoleh melalui pembacaan mendalam terhadap naskah drama, dengan fokus pada dialog, karakter, dan simbol yang merepresentasikan ketimpangan sosial.Data diperoleh melalui pembacaan mendalam terhadap naskah drama, dengan fokus pada dialog, karakter, dan simbol yang merepresentasikan ketimpangan sosial.
STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA Tetapi dari semuanya itu perlu didukung oleh kesadaran berpikir kritis dalam penggunaannya untuk menghindari dampak negatif dan memaksimalkan manfaatnya.Tetapi dari semuanya itu perlu didukung oleh kesadaran berpikir kritis dalam penggunaannya untuk menghindari dampak negatif dan memaksimalkan manfaatnya.
STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA Seni terbukti menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan konservasi secara humanis dan menyentuh aspek emosional masyarakat. Agar dampak kegiatanSeni terbukti menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan konservasi secara humanis dan menyentuh aspek emosional masyarakat. Agar dampak kegiatan
IDID Keberhasilan program ini tercermin dalam peningkatan signifikan kreativitas dan kesadaran lingkungan anak-anak, yang diukur melalui evaluasi pre‑testKeberhasilan program ini tercermin dalam peningkatan signifikan kreativitas dan kesadaran lingkungan anak-anak, yang diukur melalui evaluasi pre‑test
UMUM Metode pengumpulan data meliputi wawancara dan observasi terhadap proses berkarya dan visualisasi lukisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lukisan SerpihMetode pengumpulan data meliputi wawancara dan observasi terhadap proses berkarya dan visualisasi lukisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lukisan Serpih
UMUM Novel Little Women karya Louisa May Alcott (1868) yang telah diadaptasi menjadi film memiliki tema utama tentang ambisi kreatif Jo March. Meskipun ambisiNovel Little Women karya Louisa May Alcott (1868) yang telah diadaptasi menjadi film memiliki tema utama tentang ambisi kreatif Jo March. Meskipun ambisi
UntikaUntika Namun pada dasarnya, untuk memastikan terselenggaranya transaksi yang adil dan aman bagi konsumen sesuai dengan Undang- Undang Informasi dan TransaksiNamun pada dasarnya, untuk memastikan terselenggaranya transaksi yang adil dan aman bagi konsumen sesuai dengan Undang- Undang Informasi dan Transaksi
UntikaUntika Komisi Pemilihan Umum merupakan lembaga independen yang bertugas mengawasi dan memastikan proses pemilu berjalan adil, jujur, dan transparan. pengawasanKomisi Pemilihan Umum merupakan lembaga independen yang bertugas mengawasi dan memastikan proses pemilu berjalan adil, jujur, dan transparan. pengawasan
Useful /
IDID , serta pendampingan kader. Sasaran Kegiatan pengabdian Masyarakat adalah kader Kesehatan di wilayah Puskesmas kelurahan Cipayung, kecamatan Cipayung,, serta pendampingan kader. Sasaran Kegiatan pengabdian Masyarakat adalah kader Kesehatan di wilayah Puskesmas kelurahan Cipayung, kecamatan Cipayung,
IDID Data tahun 2024 menunjukkan 429 ibu hamil, dengan 85 berisiko tinggi dan 4 mengalami Kurang Energi Protein (KEK). Permasalahan utama adalah kurangnya pengetahuanData tahun 2024 menunjukkan 429 ibu hamil, dengan 85 berisiko tinggi dan 4 mengalami Kurang Energi Protein (KEK). Permasalahan utama adalah kurangnya pengetahuan
UMUM Pada diri Sophie-lah tertanam filosofi “Orang Terpilih yang menjadi inti narasi film ini, sebagaimana telah dibahas sebelumnya. Struktur perjalanan heroPada diri Sophie-lah tertanam filosofi “Orang Terpilih yang menjadi inti narasi film ini, sebagaimana telah dibahas sebelumnya. Struktur perjalanan hero
IDID Insrtumen yang digunakan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan 3S (SDKI, SLKI, SIKI). Didapatkan hasil sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan denganInsrtumen yang digunakan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan 3S (SDKI, SLKI, SIKI). Didapatkan hasil sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan dengan