STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA
Jurnal Abdimas Prakasa DakaraJurnal Abdimas Prakasa DakaraPengaruh integrasi Kecerdasan Buatan (AI) terhadap budaya betawi di Indonesia dalam pelestarian dan pengembangan budaya di era digital dapat membawa dampak positif seperti meningkatkan kreatifitas seniman, memperluas indetitas karya seni, dan memperkuat identitas budaya serta mengeksplorasi potensi dan tantangan yang dihadapi. Namun terdapat juga dampak negatif seperti kurangnya faktor emosi/human touch, penurunan kreatifitas, dan risiko privasi dan keamanan data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI memiliki peran yang sangat penting dalam pelestarian dan pengembangan budaya betawi jika tidak maka dikhawatirkan maka budaya betawi akan tergeser oleh perkembangan jaman. Tetapi dari semuanya itu perlu didukung oleh kesadaran berpikir kritis dalam penggunaannya untuk menghindari dampak negatif dan memaksimalkan manfaatnya.
Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) berjuang untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi di tengah tantangan globalisasi dan keterbatasan teknologi digital dan AI untuk dana.Mereka membutuhkan adopsi teknologi digital dan AI untuk memperkenalkan budaya Betawi secara luas dan meningkatkan ekonomi sanggar binaannya.Dukungan yang lebih besar dari pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta sangat diperlukan untuk mengembangkan strategi inovatif dalam memanfaatkan teknologi digital dan AI, guna melestarikan budaya Betawi dan memberikan manfaat ekonomi bagi para seniman serta sanggar binaannya.Beberapa upaya telah dilakukan, seperti peluncuran aplikasi Betawi Akses, untuk meningkatkan eksistensi budaya Betawi di era digital.
Untuk mengatasi pergeseran nilai-nilai kearifan lokal Betawi dalam era digital, diperlukan pemberdayaan manusia. Pemberdayaan ini dapat dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, diperlukan dukungan negara dalam bentuk pengakuan dan perlindungan hukum adat. Pengakuan negara terhadap hukum adat dan masyarakat hukum adat dapat menjadi landasan untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal, termasuk di era digital. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat dapat menjadi kunci untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi di era digital. Upaya-upaya ini diharapkan dapat membantu menjaga kearifan lokal Betawi tetap lestari dan berkembang di tengah perubahan teknologi dan globalisasi.
| File size | 227.5 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA Perangkat desa berperan sebagai fasilitator dalam mendukung kegiatan edukasi lingkungan, sehingga norma pengelolaan sampah tidak hanya bersifat regulatif,Perangkat desa berperan sebagai fasilitator dalam mendukung kegiatan edukasi lingkungan, sehingga norma pengelolaan sampah tidak hanya bersifat regulatif,
STTMWCSTTMWC Model ini memperkaya diskursus teologi publik, memberikan kerangka normatif bagi praksis ekumenis, pemuridan berbasis identitas teologis, dan praktik ChristianModel ini memperkaya diskursus teologi publik, memberikan kerangka normatif bagi praksis ekumenis, pemuridan berbasis identitas teologis, dan praktik Christian
STTMWCSTTMWC Studi ini menawarkan model konseptual pembelajaran PAK dengan lima tahapan: kesadaran emosional, eksplorasi pengalaman hidup, refleksi iman, kolaborasiStudi ini menawarkan model konseptual pembelajaran PAK dengan lima tahapan: kesadaran emosional, eksplorasi pengalaman hidup, refleksi iman, kolaborasi
UNITOMOUNITOMO Peran Sistem Deteksi Intrusi (IDS) dalam melindungi jaringan dari peningkatan tahapan serangan siber sangat penting. Namun, model pembelajaran mesin tunggalPeran Sistem Deteksi Intrusi (IDS) dalam melindungi jaringan dari peningkatan tahapan serangan siber sangat penting. Namun, model pembelajaran mesin tunggal
UNITOMOUNITOMO Melalui simulasi menggunakan MATLAB‑Simulink, performa kontrol fuzzy tipe‑2 dibandingkan dengan PID menunjukkan waktu respons lebih cepat, overshootMelalui simulasi menggunakan MATLAB‑Simulink, performa kontrol fuzzy tipe‑2 dibandingkan dengan PID menunjukkan waktu respons lebih cepat, overshoot
UNITOMOUNITOMO Model YOLOv8 yang dihasilkan menunjukkan kinerja yang sangat baik, dengan presisi 0,864, recall 0,788, dan mAP@0,5 sebesar 0,938, yang menunjukkan kemampuanModel YOLOv8 yang dihasilkan menunjukkan kinerja yang sangat baik, dengan presisi 0,864, recall 0,788, dan mAP@0,5 sebesar 0,938, yang menunjukkan kemampuan
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Prinsip-prinsip konstruktivisme, kesadaran etika, dan kolaborasi aktif antara pendidik dan pembelajar merupakan dasar untuk membangun ekosistem pembelajaranPrinsip-prinsip konstruktivisme, kesadaran etika, dan kolaborasi aktif antara pendidik dan pembelajar merupakan dasar untuk membangun ekosistem pembelajaran
UNMUHUNMUH Pembelajaran merupakan proses dimana lingkungan seseorang yang secara sengaja dikelola sehingga memungkinkan peserta didik ikut serta dalam tingkah lakuPembelajaran merupakan proses dimana lingkungan seseorang yang secara sengaja dikelola sehingga memungkinkan peserta didik ikut serta dalam tingkah laku
Useful /
UNIGAUNIGA Artikel ini berkesimpulan bahwa capaian hasil belajar siswa dapat terwujud dengan melaksanakan kebijakan kelompok kerja guru pendidikan agama Islam danArtikel ini berkesimpulan bahwa capaian hasil belajar siswa dapat terwujud dengan melaksanakan kebijakan kelompok kerja guru pendidikan agama Islam dan
UNIGAUNIGA Sedangkan teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian adalah analisis statistik dengan model analisis jalur (path analysis).Sedangkan teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian adalah analisis statistik dengan model analisis jalur (path analysis).
ALSHOBARALSHOBAR Variabel penerapan prinsip syariah berpengaruh positif signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang muslimah bahwa nilai t hitung dariVariabel penerapan prinsip syariah berpengaruh positif signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang muslimah bahwa nilai t hitung dari
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Distance learning in various educational institutions poses significant challenges in creating effective interaction between lecturers and students. ThisDistance learning in various educational institutions poses significant challenges in creating effective interaction between lecturers and students. This