IISTRIISTR

JPHSJPHS

Kekerasan dalam rumah tangga (DV) memiliki konsekuensi kesehatan mental yang signifikan, termasuk depresi. Dukungan sosial memainkan peran kritis dalam mengurangi efek ini. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara dukungan sosial dan tingkat depresi pada korban kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian menggunakan desain korelasional, cross-sectional, mengumpulkan data melalui kuesioner. Alat yang digunakan mencakup Social Support Questionnaire-6 (SSQ-6) untuk mengevaluasi dukungan sosial, dan Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) untuk mengukur tingkat depresi. Populasi penelitian terdiri dari 40 wanita korban kekerasan dalam rumah tangga yang melaporkan kasusnya ke UPTD PPA di Provinsi Jawa Barat. Analisis data bivariat dilakukan menggunakan uji Spearman. Mayoritas responden berusia 25-44 tahun (57,5%), memiliki pendidikan SMA (40%), tidak bekerja (75%), dan mengalami kekerasan psikologis (30%). Sebanyak 62,5% responden melaporkan dukungan sosial yang tidak memadai, dan 45% ditemukan memiliki depresi sedang. Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara dukungan sosial dan tingkat depresi (nilai p = 0,005, <0,05). Temuan ini memperkuat bahwa ada kaitan signifikan antara dukungan sosial dan tingkat depresi pada korban kekerasan dalam rumah tangga.

Kekerasan dalam rumah tangga berdampak signifikan pada kesehatan mental perempuan, terutama depresi.Dukungan sosial berperan penting dalam mengurangi dampaknya.Mayoritas korban berusia 25-44 tahun, tidak bekerja, dan bergantung secara ekonomi, meningkatkan kerentanan mereka.Studi ini menunjukkan hubungan kuat antara kekerasan dalam rumah tangga dan depresi, dengan banyak korban mengalami gejala sedang hingga berat.Kurangnya dukungan sosial terkait dengan depresi yang lebih parah, menekankan pentingnya jaringan dukungan yang kuat untuk korban.

1. Penelitian longitudinal untuk mengevaluasi hubungan sebab-akibat antara dukungan sosial dan depresi pada korban kekerasan dalam rumah tangga. 2. Analisis perbedaan efektivitas jenis dukungan sosial (emosional, informatif, atau material) dalam mengurangi gejala depresi. 3. Studi tentang pengalaman kekerasan dalam rumah tangga pada laki-laki dan perempuan, serta dampaknya terhadap kesehatan mental, untuk memperluas perspektif penelitian.

  1. Depresi: Ciri, Penyebab dan Penangannya | Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi. depresi ciri... ejournal.uit-lirboyo.ac.id/index.php/psikologi/article/view/235Depresi Ciri Penyebab dan Penangannya Journal An Nafs Kajian Penelitian Psikologi depresi ciri ejournal uit lirboyo ac index php psikologi article view 235
  2. Faktor Penyebab Terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Perempuan | Alimi | Jurnal Penelitian... jurnal.unpad.ac.id/jppm/article/view/34543Faktor Penyebab Terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Perempuan Alimi Jurnal Penelitian jurnal unpad ac jppm article view 34543
  3. Impact of Perceived Social Support and Domestic Violence on Mental Health among Housewives | Journal... doi.org/10.26710/jbsee.v6i3.1382Impact of Perceived Social Support and Domestic Violence on Mental Health among Housewives Journal doi 10 26710 jbsee v6i3 1382
Read online
File size408.89 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test