IISTRIISTR

JPHSJPHS

Gangguan psikologis pada wanita merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling umum di kalangan wanita di seluruh dunia. Ketika tidak ditangani dengan benar, kecemasan dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi. Dalam model biopsikososial, kesehatan mental dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis, dan sosial. Pendekatan komprehensif terhadap layanan kesehatan mental untuk wanita selama kehamilan diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecemasan pada wanita hamil menggunakan pendekatan model biopsikososial. Penelitian ini menggunakan desain penelitian campuran dengan pendekatan kualitatif lintas seksi menggunakan instrumen Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) dan pendekatan eksplorasi generik. Pada tahap penelitian kualitatif ini, wawancara dilakukan untuk mengeksplorasi faktor biologis, psikologis, dan sosial. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan pendekatan Braun & Clarke. Tanggapan diperoleh dari 385 wanita hamil. 62,1% wanita mengalami kecemasan selama kehamilan dan melaporkan perasaan cemas disebabkan oleh perubahan fisik, perubahan psikologis, dan adaptasi sosial selama kehamilan mereka. Dalam regresi logistik multivariat, insiden kecemasan selama kehamilan sangat terkait dengan usia (OR = 2,53; 95% CI = 1,57 - 4,09), paritas (OR = 2,51; 95% CI = 1,61 - 3,92), dan status pekerjaan (OR = 1,74; 95% CI = 1,09 - 2,77). Adanya perubahan fisik, emosional, dan sosial selama kehamilan berdampak pada munculnya kecemasan selama kehamilan. Pentingnya dukungan selama kehamilan dari profesional kesehatan, lingkungan, dan kolaborasi lintas sektoral diharapkan dapat mengurangi insiden kecemasan selama kehamilan.

Penelitian ini menemukan bahwa kecemasan selama kehamilan meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan.Untuk menghindari kecemasan selama kehamilan, penting bagi ibu untuk memahami tantangan fisik, emosional, dan sosial.Selain itu, usia, paritas, pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan memberikan hasil signifikan yang mempengaruhi kecemasan selama kehamilan.Adanya perubahan fisik, emosional, dan sosial selama kehamilan berdampak pada munculnya kecemasan selama kehamilan.Pentingnya dukungan selama kehamilan dari profesional kesehatan, lingkungan, dan kolaborasi lintas sektoral diharapkan dapat mengurangi insiden kecemasan selama kehamilan.Penelitian ini menekankan pentingnya memperkuat layanan kesehatan ibu untuk mengidentifikasi dan melakukan pemeriksaan kesehatan awal pada ibu dengan kondisi rentan dan ibu berisiko tinggi selama kehamilan melalui integrasi layanan skrining kesehatan mental untuk wanita hamil di puskesmas sebagai upaya deteksi dini dan skrining sehingga bidan dapat mengidentifikasi masalah kesehatan dan meminimalkan risiko kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan intervensi berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang kesehatan mental selama kehamilan, terutama di daerah-daerah dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan mental. 2. Meneliti lebih lanjut tentang peran dukungan sosial dalam mengurangi kecemasan selama kehamilan dan bagaimana kolaborasi lintas sektoral dapat meningkatkan dukungan tersebut. 3. Menganalisis lebih dalam tentang dampak perubahan fisik, emosional, dan sosial selama kehamilan pada kecemasan, serta strategi intervensi yang dapat diterapkan untuk membantu ibu menghadapi tantangan tersebut. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat lebih menyeluruh dalam memahami dan mengatasi kecemasan selama kehamilan, serta meningkatkan kesehatan mental ibu dan bayi.

Read online
File size495.85 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test