DINASTIRESDINASTIRES

Journal of Law, Politic and HumanitiesJournal of Law, Politic and Humanities

Artikel ini menganalisis implementasi Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi pekerja yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja di Kabupaten Sukabumi dan relevansinya dengan kepastian hukum dan keadilan hukum. Studi ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif, dengan memanfaatkan tinjauan pustaka, observasi, dan wawancara dengan pejabat tenaga kerja, serikat buruh, perusahaan, dan pekerja. Temuan menunjukkan bahwa JKP memiliki dasar hukum yang jelas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2021, tetapi implementasinya masih tidak merata. Hambatan utama meliputi data pemutusan hubungan kerja yang tidak konsisten, status kelayakan, jangka waktu kontribusi, status asuransi kesehatan, kategori pemutusan hubungan kerja yang dikecualikan, akses digital melalui platform SIAPKerja, kepatuhan perusahaan, dan pengawasan yang lemah. Di Kabupaten Sukabumi, pekerja yang kehilangan pekerjaan cenderung mengakses Jaminan Hari Tua lebih sering daripada JKP, meskipun JKP secara khusus dirancang sebagai perlindungan bagi pekerja yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja. Artikel ini berpendapat bahwa JKP tetap kuat sebagai hak normatif tetapi belum sepenuhnya terwujud sebagai instrumen perlindungan sosial yang dapat diakses. Penguatan integrasi data, penyederhanaan persyaratan kelayakan, bantuan digital, perbaikan pengawasan perusahaan, dan penyelarasan program pelatihan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja lokal adalah hal-hal yang esensial untuk mewujudkan kepastian hukum dan keadilan bagi pekerja yang dipecat.

Implementasi JKP bagi pekerja yang dipecat di Kabupaten Sukabumi belum sepenuhnya efektif.Program ini memang memiliki dasar hukum yang jelas dan secara konseptual selaras dengan prinsip-prinsip perlindungan sosial modern.Namun, implementasinya masih menghadapi hambatan dalam pencatatan pemutusan hubungan kerja, status keanggotaan, periode IUR, status JKN, kategori pemutusan hubungan kerja, akses digital, kepatuhan perusahaan, relevansi pelatihan, dan pengawasan.Dalam hal kepastian hukum, pekerja belum selalu memiliki kejelasan mengenai status dan akses mereka terhadap manfaat.Dalam hal keadilan hukum, program ini belum sepenuhnya berpihak pada pekerja yang paling rentan.Oleh karena itu, perbaikan JKP perlu fokus pada penyederhanaan persyaratan bagi penerima manfaat, integrasi data BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, memudahkan akses digital, memperkuat pengawasan tenaga kerja, memberlakukan sanksi operasional yang lebih tegas bagi perusahaan yang tidak patuh, dan menyelaraskan pelatihan kerja dengan kebutuhan pasar tenaga kerja lokal.Tanpa perbaikan-perbaikan ini, JKP berisiko tetap kuat sebagai hak normatif tetapi rapuh sebagai perlindungan sosial bagi pekerja.

Untuk meningkatkan efektivitas JKP, perlu dilakukan penyederhanaan persyaratan bagi penerima manfaat, integrasi data BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, memudahkan akses digital, memperkuat pengawasan tenaga kerja, memberlakukan sanksi operasional yang lebih tegas bagi perusahaan yang tidak patuh, dan menyelaraskan pelatihan kerja dengan kebutuhan pasar tenaga kerja lokal. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak JKP terhadap pekerja yang dipecat, termasuk analisis mengenai efektivitas program dalam melindungi pekerja dan membantu mereka kembali ke dunia kerja. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi tantangan dan peluang dalam implementasi JKP, serta mengusulkan strategi-strategi baru untuk meningkatkan akses dan manfaat bagi pekerja yang rentan.

  1. Workers Layoffs Caused from the COVID-19 Pandemic in Indonesia and the European Union | Jurnal Kajian... jkph.jurnal.unej.ac.id/index.php/jkph/article/view/33378Workers Layoffs Caused from the COVID 19 Pandemic in Indonesia and the European Union Jurnal Kajian jkph jurnal unej ac index php jkph article view 33378
  2. Indonesia’s Job Loss Insurance Program (JKP): Evaluating Challenges and Opportunities for Worker... doi.org/10.46456/jisdep.v5i3.634IndonesiaAos Job Loss Insurance Program JKP Evaluating Challenges and Opportunities for Worker doi 10 46456 jisdep v5i3 634
  3. The Job Loss Insurance Program as a Government Policy Response to Address the Impact of National Economic... doi.org/10.47198/jnaker.v19i2.393The Job Loss Insurance Program as a Government Policy Response to Address the Impact of National Economic doi 10 47198 jnaker v19i2 393
Read online
File size727.87 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test