ITKITK

SPECTA Journal of TechnologySPECTA Journal of Technology

Penelitian ini bertujuan untuk merancang gerbang utama Institut Teknologi Kalimantan (ITK) sebagai simbol identitas institusi dan titik awal sistem panduan arah kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, studi pendahuluan, identifikasi nilai institusi, dan wawancara dengan pemangku kepentingan kampus. Observasi dilakukan untuk memahami kondisi site yang ada dan aksesibilitas, sementara studi pendahuluan beberapa kampus nasional dan internasional memberikan referensi untuk desain gerbang. Analisis nilai institusi menekankan elemen visual seperti logo, skema warna, dan tipografi, sedangkan wawancara dengan pemimpin kampus memperkuat fungsi ganda gerbang sebagai landmark dan sistem navigasi. Hasil analisis secara sistematis dibandingkan untuk menghasilkan sintesis desain. Temuan menunjukkan bahwa desain gerbang ITK harus mengintegrasikan empat dimensi utama: identitas visual institusi, fungsi navigasi, integrasi lanskap, dan aspek keamanan. Sintesis semua tahap menghasilkan konsep gerbang yang modern, futuristik, dan kontekstual, yang berperan strategis sebagai akses fisik sekaligus representasi simbolis kampus. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan desain gerbang kampus yang tidak hanya berfungsi sebagai titik masuk, tetapi juga memperkuat citra institusi dan meningkatkan orientasi spasial bagi pengguna.

Penelitian ini menunjukkan bahwa desain terpadu gerbang utama, menara ITK, pos keamanan, dan penghalang gerbang secara sukses memenuhi prinsip panduan arah, identitas institusi, keamanan, dan responsivitas kontekstual terhadap lingkungan kampus.Gerbang berfungsi tidak hanya sebagai titik masuk fisik, tetapi juga sebagai representasi simbolis visi, misi, dan budaya akademik ITK.Menara ITK meningkatkan keterbacaan spasial melalui landmark vertikal yang menyampaikan simbol penelitian, budaya lokal, dan slogan universitas.Selain itu, pos keamanan dan penghalang gerbang memastikan sistem keamanan dan kontrol akses yang efektif sambil tetap terintegrasi secara visual dengan komposisi gerbang secara keseluruhan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak simbol budaya lokal terhadap efektivitas sistem panduan arah di kampus, evaluasi keberlanjutan jangka panjang bahan material yang digunakan dalam desain gerbang, serta eksplorasi integrasi teknologi cerdas untuk navigasi real-time. Selain itu, studi tentang perbandingan desain gerbang kampus lain yang mengadopsi prinsip wayfinding bisa memberikan wawasan baru. Terakhir, penelitian tentang hubungan antara estetika arsitektur dan kenyamanan pengguna dalam sistem navigasi kampus juga layak dikembangkan.

Read online
File size1.09 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test