UNIBAUNIBA

JURNAL PENELITIAN SERAMBI HUKUMJURNAL PENELITIAN SERAMBI HUKUM

Dalam mengatasi dan meminimalisir terjadinya kecelakaan lalulintas, pemerintah memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi membentuk sebuah atau kebijakan baru terkait dengan tilang dengan menerapkan sebuah tilang yang lebih maju yaitu tilang elektronik istilah Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Penelitian ini merupakan penelitian empiris, yang mencari data primer langsung ke sumbernya, dan data sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan ETLE di wilayah hukum Polres Ngawi. Di samping itu juga akan membandingkan tiga jenis ETLE, yaitu Statis, Mobile, dan Handhled. Sistem penegakan hukum lalu lintas elektronik menggunakan kamera elektronik untuk mendeteksi dan merekam pelanggaran lalu lintas. Sistem ini tidak hanya berfungsi untuk menindak pelanggaran tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan disiplin masyarakat serta meminimalisir terjadinya pungutan liar di jalan. Perbandingan pelaksanaan tiga jenis ETLE dapat diukur dari perspektif teknis oprasional melalui tiga indikator yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Indikator ini digunakan untuk menilai apakah suatu sistem teknologi benar-benar mencapai target yang ditetapkan, terkoordinasi dengan baik antar unit pelaksana, dan mampu menyesuaikan diri dengan kondisi di lapangan, ini adalah kerangka yang relevan untuk membedakan tingkat efektivitas (ETLE) Statis, Mobile (Incar) dan Handheld yang memiliki berbagai fitur operasional. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya penambahan personel khususnya dalam pelaksanaan ETLE Handhled.

ETLE Statis menyediakan pengawasan terus-menerus di titik tetap, sedangkan ETLE Mobile memberikan fleksibilitas melalui kendaraan patroli.ETLE Handheld memungkinkan akses ke area yang tidak terjangkau oleh sistem lain, tetapi menghadapi kendala teknis.Penelitian menyarankan penambahan personel untuk meningkatkan efektivitas ETLE Handheld.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak integrasi ETLE dengan sistem kecerdasan buatan untuk pemantauan lalu lintas real-time. 2. Studi tentang persepsi publik dan tingkat kepercayaan terhadap implementasi berbagai jenis ETLE perlu dilakukan. 3. Penelitian dapat mengembangkan pendekatan kombinasi ETLE dengan program pendidikan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran hukum dalam berkendara.

Read online
File size186.7 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test