UPDMUPDM

Jurnal Pustaka KomunikasiJurnal Pustaka Komunikasi

Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana penerapan sistem teknologi informasi dan komunikasi berbasis omnichannel mengoptimalkan kepuasan pelanggan di PT Beko Appliances Indonesia serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang muncul selama proses penerapannya. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi Media Richness Theory dan konsep CRM dalam menganalisis sistem layanan omnichannel serta menjadi salah satu studi kasus pertama yang mengkaji secara mendalam implementasi omnichannel pada perusahaan home appliances. Dengan menggunakan paradigma post-positivistik dan desain studi kasus kualitatif interpretatif, data informan kunci, observasi terhadap sistem dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para omnichannel perusahaan, serta studi literatur pendukung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem omnichannel secara signifikan meningkatkan pengalaman pelanggan, yang terlihat dari meningkatnya skor Net Promoter Score (NPS), peningkatan efisiensi dan efektivitas operasional layanan berdasarkan naiknya nilai KPI, penguatan loyalitas pelanggan melalui nilai Consumer Retention Rate (CRR), serta peningkatan penjualan produk. Meskipun demikian, sejumlah tantangan tetap dihadapi, termasuk ketergantungan tinggi pada koneksi internet, keterbatasan skalabilitas saat volume interaksi meningkat, hambatan adaptasi pengguna, kebutuhan pemeliharaan berkelanjutan, dan risiko keamanan data. Temuan ini mengimplikasikan bahwa keberhasilan infrastruktur teknologi yang kuat, pelatihan staf yang sistem omnichannel sangat bergantung pada berkelanjutan, dan strategi perlindungan data yang lebih baik.

Penelitian ini menemukan bahwa keberhasilan implementasi sistem omnichannel pada PT Beko Appliances Indonesia dipengaruhi utama oleh peningkatan information richness dan integrasi CRM, yang menghasilkan layanan lebih cepat, konsisten, dan akurat.Meskipun integrasi saluran dalam satu dashboard meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur digital, adaptasi staf, serta kebutuhan pembaruan sistem tetap menjadi hambatan utama transformasi digital.Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat pelatihan staf, meningkatkan stabilitas infrastruktur, dan mengamankan pengelolaan data untuk memanfaatkan secara optimal potensi omnichannel dalam meningkatkan loyalitas dan pertumbuhan penjualan.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengaruh penerapan chatbot berbasis kecerdasan buatan dalam lingkungan omnichannel terhadap kecepatan respons dan kepuasan pelanggan, sehingga dapat menjawab pertanyaan apakah AI dapat mempercepat penyelesaian keluhan secara signifikan. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi solusi skalabilitas berbasis komputasi awan untuk sistem omnichannel selama periode permintaan tinggi, untuk mengetahui apakah arsitektur cloud dapat mengurangi beban sistem dan menjaga kualitas layanan ketika volume interaksi meningkat. Penelitian ketiga dapat mengkaji efektivitas program peningkatan kompetensi digital bagi staf layanan pelanggan dalam konteks omnichannel, dengan fokus pada bagaimana pelatihan terstruktur mempengaruhi tingkat adopsi teknologi dan kualitas interaksi dengan pelanggan. Kombinasi ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan komprehensif bagi perusahaan dalam mengoptimalkan teknologi omnichannel, meningkatkan kesiapan organisasi, dan memperkuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Read online
File size495.18 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test