UNTANUNTAN

Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra IndonesiaJurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Masalah utama dalam penelitian ini adalah tentang pengaruh bahasa Indonesia Kekinian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia siswa di MTs Mambaul Ulum, Kabupaten Lamongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bahasa Indonesia Kekinian terhadap penggunaan bahasa Indonesia baku di lingkungan sekolah siswa kelas VII MTs Mambaul Ulum, Lamongan, dengan menggunakan teknik observasi, pencatatan, dan dokumentasi. Penelitian ini bersifat kualitatif dan deskriptif. Metode penelitian meliputi pengumpulan data, reduksi dan penyajian, telaah data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas VII MTs Mambaul Ulum Pucuk, Kabupaten Lamongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia Kekinian oleh siswa, khususnya di MTs Mambaul Ulum Pucuk, Kabupaten Lamongan, sudah menjadi praktik yang umum, karena sering digunakan dalam komunikasi dan interaksi antar siswa, terutama antar sesama siswa.

Siswa MTs Mambaul Ulum Pucuk di Kabupaten Lamongan secara umum menggunakan bahasa kekinian dalam interaksi sehari-hari, didorong oleh kemajuan teknologi komunikasi dan dianggap sebagai gaya terkini, bahkan penggunaannya meluas hingga saat kegiatan pelajaran.Bahasa kekinian yang dipakai spesifik untuk kelompok mereka dan terbatas pada kepentingan yang searah dengan tujuan khusus, menunjukkan adanya pembentukan identitas kelompok melalui bahasa.Penggunaan bahasa kekinian ini merupakan fenomena yang dipengaruhi oleh perkembangan zaman serta faktor sosio-masyarakat lokal yang tradisional, namun mulai beradaptasi dengan gaya pergaulan modern.

Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman tentang dampak bahasa kekinian pada kemampuan berbahasa Indonesia baku siswa. Mengingat temuan bahwa bahasa kekinian berpotensi merusak struktur kalimat dan tata bahasa, penelitian mendatang bisa berfokus pada analisis linguistik komparatif yang lebih mendalam. Misalnya, bagaimana pola kesalahan tata bahasa atau pembentukan singkatan baru dalam tulisan formal siswa kelas VII dipengaruhi oleh intensitas penggunaan bahasa kekinian dalam komunikasi sehari-hari mereka. Studi ini dapat membandingkan kualitas tulisan siswa di sekolah dengan kebijakan ketat mengenai penggunaan bahasa baku dengan sekolah yang lebih longgar, untuk mengidentifikasi korelasi antara kebijakan sekolah dan kemahiran berbahasa formal siswa.. . Selain itu, penting juga untuk menggali lebih jauh faktor-faktor sosio-psikologis yang mendorong siswa memilih bahasa kekinian, di luar sekadar tren atau identitas kelompok. Misalnya, apakah ada perbedaan signifikan dalam tingkat kepercayaan diri atau motivasi akademik antara siswa yang dominan menggunakan bahasa kekinian dengan yang tidak? Penyelidikan ini dapat dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam atau fokus grup diskusi untuk mengungkap persepsi siswa tentang relevansi bahasa Indonesia baku dan bahasa kekinian dalam konteks akademik dan sosial mereka. Pemahaman ini akan sangat berguna dalam merancang modul pembelajaran yang lebih adaptif dan menarik, bukan hanya sekadar pembatasan, sehingga dapat menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kaidah bahasa Indonesia tanpa menghilangkan ruang ekspresi mereka.

Read online
File size591.51 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test