UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO

Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia DiniJournal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan inklusi adalah layanan pendidikan yang memberi kesempatan bagi seluruh peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus maupun potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya pendidikan inklusi, khususnya di jenjang anak usia dini. Selain itu, jumlah lembaga pendidikan yang menerapkan inklusi masih terbatas sehingga banyak anak berkebutuhan khusus belum memperoleh layanan pendidikan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan praktik penyelenggaraan PAUD berbasis pendidikan Islam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan meliputi penyusunan program pembelajaran, penyediaan guru pendamping khusus, pembentukan tim PPDB, identifikasi sarana-prasarana, serta perencanaan pembiayaan. (2) Pelaksanaan mencakup penerapan program pembelajaran, partisipasi guru dalam pelatihan pendidikan inklusi, asesmen awal bagi anak berkebutuhan khusus, penyediaan sarana-prasarana, kegiatan parenting, serta layanan kesehatan dan gizi. (3) Evaluasi meliputi evaluasi program pembelajaran, supervisi guru, dan penilaian sarana-prasarana. Dengan demikian penelitian ini tidak hanya berkontribusi terhadap pengembangan teori dan praktik pendidikan inklusi tapi juga dampak strategis dalam perumusan kebijakan dan peningkatan mutu layanan PAUD yang inklusif, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Pendidikan inklusi merupakan manifestasi nyata dari hak asasi manusia untuk memperoleh pendidikan yang setara dan bermartabat tanpa memandang perbedaan kemampuan, latar belakang, maupun kondisi sosial.Implementasinya tidak hanya memerlukan komitmen moral, tetapi juga dukungan struktural dari pemerintah dan lembaga pendidikan.Dalam konteks pendidikan Islam, prinsip inklusi memiliki landasan teologis yang kuat.Nilai-nilai rahmah (kasih sayang), adl (keadilan), dan ihsan (kepedulian sosial) menjadi pondasi moral untuk membangun lingkungan belajar yang ramah terhadap keberagaman.Dengan demikian, pendidikan inklusi berbasis nilai Islam diharapkan tidak sekadar menjadi program formal, melainkan sebuah gerakan berkelanjutan untuk mewujudkan lembaga pendidikan yang rahmatan lil alamin — tempat setiap anak, tanpa terkecuali, dapat tumbuh, belajar, dan berkontribusi sesuai dengan potensinya.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengembangan modul pelatihan guru PAUD inklusi berbasis teknologi untuk meningkatkan kapasitas pedagogik. Selanjutnya, studi tentang desain ruang kelas inklusi yang ramah untuk anak berkebutuhan khusus, seperti tuna netra, perlu dilakukan. Terakhir, penelitian tentang peran komunitas lokal dalam mendukung pendidikan inklusi melalui program sosialisasi dan kerja sama antara lembaga pendidikan dan keluarga dapat menjadi fokus baru.

  1. Pengelolaan PAUD Inklusi Berbasis Pendidikan Islam | Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.... ejournal.uit-lirboyo.ac.id/index.php/piaud/article/view/7575Pengelolaan PAUD Inklusi Berbasis Pendidikan Islam Journal Ashil Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini ejournal uit lirboyo ac index php piaud article view 7575
  2. Kesiapan Mewujudkan Layanan Program Inklusi PAUD Tinjauan Kurikulum dan Kompetensi Pedagogik Guru | Jurnal... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/7358Kesiapan Mewujudkan Layanan Program Inklusi PAUD Tinjauan Kurikulum dan Kompetensi Pedagogik Guru Jurnal obsesi index php obsesi article view 7358
Read online
File size373.58 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test