UMKLAUMKLA

TRIAGE Jurnal Ilmu KeperawatanTRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan

Latar Belakang: Pasien post-Open Reduction Internal Fixation (ORIF) sering mengalami penurunan kekuatan otot akibat imobilisasi pascaoperasi yang dapat menghambat pemulihan fungsi ekstremitas. Latihan Range of Motion (ROM) merupakan intervensi non-farmakologis yang berpotensi meningkatkan kekuatan otot. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas latihan ROM terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien post-ORIF. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan rancangan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian yaitu pasien post-ORIF (n=6) yang dirawat di ruang rawat inap bedah RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo. Latihan ROM diberikan mulai hari pertama pascaoperasi selama 3 hari dengan frekuensi 2 kali sehari dan durasi 15 menit setiap sesi. Kekuatan otot diukur menggunakan Manual Muscle Testing (MMT) dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Rerata kekuatan otot meningkat dari 0.83 setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan yang menandakan adanya peningkatan kekuatan otot yang bermakna setelah pemberian latihan ROM (p = 0.025; p < 0.05). Kesimpulan: Latihan ROM efektif meningkatkan kekuatan otot pada pasien post-ORIF dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan selama masa rawat inap.

Berdasarkan hasil penelitian, latihan Range of Motion (ROM) terbukti memberikan pengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien post-ORIF di RSUD dr.Mayoritas responden merupakan laki-laki usia produktif yang mengalami fraktur akibat kecelakaan lalu lintas, dimana kelompok tersebut memiliki risiko tinggi cedera muskuloskeletal karena tingginya aktivitas dan mobilitas.Penerapan latihan ROM selama tiga hari menunjukkan adanya peningkatan rerata kekuatan otot dari 2.83 dengan nilai signifikansi p = 0.Hasil ini menunjukkan bahwa latihan ROM efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam membantu mempertahankan fungsi otot, mencegah kelemahan akibat imobilisasi, serta mendukung pemulihan fungsi ekstremitas pada pasien pascaoperasi ORIF.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi dengan sampel lebih besar dan kelompok kontrol untuk memperkuat bukti efektivitas ROM. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang dampak jangka panjang latihan ROM pada fungsi ekstremitas pasien post-ORIF. Terakhir, penelitian bisa mengeksplorasi kombinasi latihan ROM dengan intervensi lain seperti terapi fisik atau nutrisi untuk memaksimalkan pemulihan pasien.

  1. Efektivitas Latihan Range of Motion (ROM) terhadap Kekuatan Otot pada Pasien Post-ORIF | TRIAGE Jurnal... ejournal.umkla.ac.id/index.php/triage/article/view/2182Efektivitas Latihan Range of Motion ROM terhadap Kekuatan Otot pada Pasien Post ORIF TRIAGE Jurnal ejournal umkla ac index php triage article view 2182
Read online
File size268.98 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test