POLINELAPOLINELA

J-PlantasimbiosaJ-Plantasimbiosa

Ubi jalar diperbanyak dengan menggunakan perbanyakan secara vegetatif yaitu stek. Stek yang digunakan dapat bersal dari bagian pucuk dan batang. Saat distribusi kepada petani, stek mengalami penyimpanan sementara yang berguna untuk membantu mempertahankan kelembaban, temperatur, dan sirkulasi udara dalam keadaan optimum. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh varietas, jenis stek dan lama simpan serta interaksinya terhadap pertumbuhan vegetatif dan potensi stek yang dihasilkan oleh tanaman ubi jalar. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial tiga faktor dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah varietas ubi jalar yang terdiri atas 2 taraf yaitu Antin 3 (V1) dan Beta 1 (V2). Faktor kedua adalah jenis stek yang terdiri dari dua taraf yaitu pucuk (S1) dan Batang (S2). Faktor ketiga adalah periode simpan yang terdiri atas 3 taraf yaitu tanpa disimpan (P0), disimpan 1 minggu (P1), dan disimpan 2 minggu (P2). Tolok ukur yang diamati terdiri atas daya tumbuh stek, panjang cabang primer, panjang cabang sekunder, dan jumlah cabang serta potensi stek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Beta-1 memiliki pertumbuhan lebih baik dibandingkan varietas Antin-3 berdasarkan tolok ukur daya tumbuh jumlah tunas, panjang cabang sekunder serta potensi stek. Beta-1 memiliki ketahanan simpan lebih lama dibandingkan Antin-3 yaitu dapat disimpan selama 1 minggu. Penyimpanan bahan tanam stek dapat menurunkan terhadap semua tolok ukur pengamatan yaitu daya tumbuh, panjang cabang primer, jumlah cabang, panjang cabang sekunder dan potensi stek. Stek yang berasal dari bagian pucuk menghasilkan panjang cabang primer yang lebih baik dibandingkan stek batang pada perlakuan tanpa penyimpanan stek.

Varietas Beta-1 memiliki pertumbuhan lebih baik dibandingkan varietas Antin-3 berdasarkan tolok ukur daya tumbuh, panjang cabang, jumlah cabang sekunder serta potensi stek.Stek yang berasal dari bagian pucuk menghasilkan panjang cabang primer yang lebih baik dibandingkan stek batang pada perlakuan tanpa penyimpanan stek.Penyimpanan bahan tanam stek dapat menurunkan semua tolok ukur pengamatan, yaitu daya tumbuh, panjang cabang primer, jumlah cabang, panjang cabang sekunder, dan potensi stek.Perlakuan terbaik adalah tidak melakukan penyimpanan lebih dari 1 minggu.Beta-1 memiliki ketahanan simpan lebih lama dibandingkan Antin-3 yaitu dapat disimpan selama 1 minggu berdasarkan tolok ukur daya tumbuh.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh penyimpanan stek pada suhu dan kelembaban optimal untuk memperpanjang masa simpan tanpa mengurangi kualitas stek. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang penggunaan bahan pengawet alami atau teknologi penyimpanan modern untuk meningkatkan daya tumbuh stek. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi variasi jenis stek lain seperti daun atau umbi kecil sebagai alternatif untuk meningkatkan efisiensi produksi benih ubi jalar.

Read online
File size332.63 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test