POLINELAPOLINELA

J-PlantasimbiosaJ-Plantasimbiosa

Padi hitam dapat beradaptasi dan tumbuh dengan baik pada lahan dengan kadar air rendah yang berpotensi untuk dikembangkan dengan memanfaatkan lahan sawah tadah hujan. Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) pada tanah mampu meningkatkan serapan air dan hara tanaman. Selain itu, untuk menjaga kelembaban tanah dapat diimbangi dengan mengaplikasikan jerami padi pada lahan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran mikoriza dan jerami padi serta interaksi keduanya dalam meningkatkan laju asimilasi padi hitam di sawah tadah hujan. Hasil penelitian diperoleh interaksi positif antara fungi mikoriza arbuskula dan jerami padi pada tanaman padi hitam karena simbiosis akar tanaman padi dan FMA dapat meningkatkan serapan hara pada padi hitam. Perlakuan FMA dan jerami padi 15 ton/ha meningkatkan luas daun sebesar 29,89% dibandingkan tanpa FMA dan jerami padi. Perlakuan FMA dan jerami padi 10 ton/ha meningkatkan berat kering sebesar 10,75% dibandingkan tanpa FMA dan jerami padi. Perlakuan tanpa FMA dan jerami padi 15 ton/ha meningkatkan laju asimilasi bersih sebesar 24,3% dibandingkan tanpa FMA dan jerami padi 10 ton/ha.

Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dan mulsa jerami padi menunjukkan adanya interaksi positif pada variabel luas daun, berat kering tanaman, dan laju asimilasi bersih pada tanaman padi hitam.Perlakuan FMA dan jerami padi 15 ton/ha meningkatkan luas daun sebesar 29,89% dibandingkan tanpa FMA dan jerami padi.Perlakuan FMA dan jerami padi 10 ton/ha meningkatkan berat kering sebesar 10,75% dibandingkan tanpa FMA dan jerami padi.Perlakuan tanpa FMA dan jerami padi 15 ton/ha meningkatkan laju asimilasi bersih sebesar 24,3% dibandingkan tanpa FMA dan jerami padi 10 ton/ha.Puncak laju asimilasi bersih pada periode umur tanaman 27–39 HST terjadi karena luas daun dan berat kering tanaman berada pada angka maksimal pada stadia tanaman vegetatif maksimum (fase primordia) tanaman padi hitam.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh kombinasi FMA dan jerami padi pada variasi jenis tanah atau lokasi sawah dengan kondisi curah hujan berbeda untuk memastikan keefektifan perlakuan secara umum. Selain itu, studi tentang optimasi dosis jerami padi dan FMA berdasarkan karakteristik pertumbuhan tanaman padi hitam di lingkungan berbeda juga penting dilakukan. Terakhir, penelitian dapat meluaskan cakupan dengan membandingkan hasil aplikasi FMA dan jerami padi terhadap varietas padi hitam lainnya untuk mengevaluasi potensi adaptasi dan respons fisiologis yang berbeda.

Read online
File size435.56 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test