IPBIPB
Journal of Tropical SilvicultureJournal of Tropical SilvicultureMikoriza merupakan bentuk simbiosis mutualisme antara fungi dengan akar tumbuhan. Fungi memperoleh karbohidrat dan energi dari tumbuhan, sedangkan tumbuhan mendapatkan unsur hara, air, serta hormon dari fungi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) membandingkan keanekaragaman spora, kepadatan spora, frekuensi relatif, kelimpahan relatif, dan kolonisasi fungi mikoriza arbuskula (FMA) pada ekosistem hutan dataran rendah dan hutan pantai, (2) menganalisis hubungan kepadatan spora dengan kolonisasi FMA. Pengambilan sampel tanah dan akar dilakukan pada 3 plot di setiap ekosistem hutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman genus FMA di ekosistem hutan dataran rendah lebih tinggi dari hutan pantai. Genus FMA yang ditemukan yaitu Glomus, Acaulospora, Gigaspora, Scutellospora, Sclerocystis, Diversispora, dan Entrophospora, dengan Glomus dan Acaulospora sebagai genus dominan. Kepadatan spora dan kolonisasi akar FMA di hutan dataran rendah dan hutan pantai tidak berbeda nyata. Terdapat korelasi positif antara kepadatan spora dan kolonisasi FMA di kedua ekosistem hutan.
Keragaman genus FMA di hutan dataran rendah lebih tinggi secara signifikan dibandingkan hutan pantai.Genus FMA yang ditemukan pada kedua lokasi pengamatan adalah Glomus, Acaulospora, Gigaspora, Sclerocystis, Scutellospora, Diversispora, dan Entrophospora.Genus Glomus dan Acaulospora merupakan jenis yang paling dominan dengan frekuensi relatif sebesar 100% pada kedua lokasi.Kepadatan spora dan kolonisasi akar FMA di hutan dataran rendah dan hutan pantai tidak berbeda nyata.Hubungan antara kepadatan spora dan tingkat kolonisasi akar FMA menunjukkan korelasi positif.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar dilakukan identifikasi lebih lanjut terhadap spesies FMA menggunakan pendekatan molekuler untuk memperkuat hasil keanekaragaman dan potensi FMA yang ditemukan. Keanekaragaman dan potensi FMA yang ditemukan dapat diuji lebih lanjut keefektifannya dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman di lahan pascatambang kapur.
- . 0 doi.org/10.3390/IECD2022-12430A 0 doi 10 3390 IECD2022 12430
- . 0 doi.org/10.3390/jof7100867A 0 doi 10 3390 jof7100867
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s10584-006-9178-3Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s10584 006 9178 3
| File size | 576.13 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Famili yang paling banyak ditemukan adalah Lauraceae, Dipterocarpaceae, dan Myrtaceae. Rata-rata biomassa seluruh kelas 191ton/ha dan rata rata stok karbonFamili yang paling banyak ditemukan adalah Lauraceae, Dipterocarpaceae, dan Myrtaceae. Rata-rata biomassa seluruh kelas 191ton/ha dan rata rata stok karbon
KALBISKALBIS Kegiatan Pengabdian Kepada Masyaratak (PKM) internasional ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara tiga universitas, yaitu Institut Ilmu SosialKegiatan Pengabdian Kepada Masyaratak (PKM) internasional ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara tiga universitas, yaitu Institut Ilmu Sosial
STITMUBASTITMUBA Penelitian ini menyelidiki peran strategis pondok pesantren dalam membentuk karakter moderat Generasi Z di tengah fenomena pasca-kebenaran yang semakinPenelitian ini menyelidiki peran strategis pondok pesantren dalam membentuk karakter moderat Generasi Z di tengah fenomena pasca-kebenaran yang semakin
ASSALAMASSALAM Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Islam diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran, lingkungan sekolah, dan budayaTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Islam diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran, lingkungan sekolah, dan budaya
IFTKLEDALEROIFTKLEDALERO Metode yang digunakan dalam tulisan ini ialah studi kepustakaan dengan metode analisis data primer dan sekunder. Penulis pertama-tama akan menganalisisMetode yang digunakan dalam tulisan ini ialah studi kepustakaan dengan metode analisis data primer dan sekunder. Penulis pertama-tama akan menganalisis
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Temuan ini membuktikan efektivitas intervensi CSR berbasis SROI dalam menghasilkan manfaat konkret, terukur, dan dapat direplikasi menuju transformasiTemuan ini membuktikan efektivitas intervensi CSR berbasis SROI dalam menghasilkan manfaat konkret, terukur, dan dapat direplikasi menuju transformasi
UNUKALTIMUNUKALTIM Penerapan lima sumber kekuatan kepemimpinan diri yang dilakukan kepala UPTD Tahura bukit soeharto yang ditunjukkan melaui sikap proaktif dan kemampuanPenerapan lima sumber kekuatan kepemimpinan diri yang dilakukan kepala UPTD Tahura bukit soeharto yang ditunjukkan melaui sikap proaktif dan kemampuan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together untuk meningkatkan sikap kerja sama peserta didikPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together untuk meningkatkan sikap kerja sama peserta didik
Useful /
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Hasil yang ditemukan terkait dengan analisis studi literatur pada 20 artikel yang telah diseleksi menjelaskan bahwa terdapat penerapan algoritma pada mataHasil yang ditemukan terkait dengan analisis studi literatur pada 20 artikel yang telah diseleksi menjelaskan bahwa terdapat penerapan algoritma pada mata
BUSTANUL ULUMBUSTANUL ULUM Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter melakukan lima jenis tindakan ilokusioner dalam dialog, yaitu assertive, directive, commissive, expressive,Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter melakukan lima jenis tindakan ilokusioner dalam dialog, yaitu assertive, directive, commissive, expressive,
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Kesenjangan digital yang dikemukakan oleh Dewan dkk (2005) sebagai ketidakmampuan individu dalam merasakan manfaat dari teknologi informasi karena kurangnyaKesenjangan digital yang dikemukakan oleh Dewan dkk (2005) sebagai ketidakmampuan individu dalam merasakan manfaat dari teknologi informasi karena kurangnya
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Reengineering perusahaan manufaktur di era industri 4. 0 adalah proses radikal untuk merancang ulang proses bisnis yang ada dengan tujuan meningkatkanReengineering perusahaan manufaktur di era industri 4. 0 adalah proses radikal untuk merancang ulang proses bisnis yang ada dengan tujuan meningkatkan