DHARMAWANGSADHARMAWANGSA

SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu KependidikanSABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan

Era digital ditandai dengan adanya pembaharuan alat-alat teknologi yang salah satunya seperti komputer dan jaringan internet yang dijadikan sebagai dasar perkembangan teknologi. Pendidikan Agama Islam merupakan usaha yang diarahkan kepada pembentukan kepribadian anak yang sesuai dengan ajaran islam atau suatu upaya dengan ajaran islam. Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, yaitu mengumpulkan informasi dokumentasi dengan cara menyusun dan mengelompokkan data yang ada sehingga dengan metode studi kepustakaan atau literature. Kesenjangan digital yang dikemukakan oleh Dewan dkk (2005) sebagai ketidakmampuan individu dalam merasakan manfaat dari teknologi informasi karena kurangnya akses serta kemampuan dalam menggunakan informasi. Kesenjangan digital dimulai karena upaya yang sangat progresif. Tujuan Jaringan Penelitian dan Pendidikan Nasional adalah untuk menyediakan akses internet bagi seluruh siswa K-12.

Kesenjangan digital dimulai karena upaya yang sangat progresif.Tujuan Jaringan Penelitian dan Pendidikan Nasional adalah untuk menyediakan akses internet bagi seluruh siswa K-12.Upaya ini, meskipun beralasan, menimbulkan kesenjangan dalam akses terhadap internet.Kesenjangan berikutnya ini disebabkan oleh banyak faktor, termasuk pendapatan dan gender.Sejak teridentifikasinya kesenjangan digital pada tahun 1996, berbagai upaya telah dilakukan untuk memperbaikinya.Program seperti Close the Gap dan Connect2 Compete telah dilaksanakan untuk menjembatani kesenjangan digital.Para penulis bab ini percaya bahwa pengetahuan adalah kekuatan dan ketika individu belajar lebih banyak tentang pentingnya kesenjangan digital, maka seruan untuk bertindak akan meningkat.Memahami pembelajaran di era digital berarti memahami solusi dan permasalahan yang muncul seiring dengan semakin digitalnya dunia.

Untuk mengatasi kesenjangan digital dalam pendidikan agama Islam, perlu ada upaya untuk meningkatkan akses dan kemampuan menggunakan teknologi informasi bagi seluruh siswa K-12. Selain itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang menyebabkan kesenjangan, seperti pendapatan dan gender, dan mengembangkan strategi yang inklusif dan berkeadilan. Dalam konteks keluarga dan masyarakat, perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran akan dampak teknologi terhadap interaksi sosial dan komunikasi. Studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak teknologi pada hubungan keluarga dan cara-cara untuk memaksimalkan manfaat teknologi sambil menjaga interaksi sosial yang sehat. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan pembelajaran agama Islam dan bagaimana teknologi dapat membantu dalam penyebaran dan pemahaman ajaran Islam.

Read online
File size439.61 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test