POLTEKPAR NHIPOLTEKPAR NHI

Journal of Event, Travel and Tour ManagementJournal of Event, Travel and Tour Management

Industri Event dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) telah menjadi semakin penting dalam ekonomi global. Bandar Lampung, sebagai salah satu kota berkembang di Indonesia, memiliki potensi signifikan untuk mengembangkan industri ini. Namun, pengembangan industri event dan MICE di kota ini masih kurang dieksplorasi dan belum sepenuhnya dioptimalkan. Data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tahun 2023 menunjukkan bahwa Lampung belum masuk dalam 10 destinasi event dan MICE teratas di Indonesia. Forum Lampung MICE 2022 di Polinela menyimpulkan bahwa pengembangan industri event dan MICE di Bandar Lampung memerlukan formulasi strategi pengembangan yang ditinjau secara akademis agar lebih sistematis dan terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan industri event dan MICE di Bandar Lampung, mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi ideal dan aktual yang mempengaruhi industri ini, serta mengembangkan model strategi untuk industri tersebut. Penelitian menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder berasal dari tinjauan literatur termasuk buku, jurnal, dan dokumen kebijakan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif, analisis kesenjangan, dan analisis grafik laba-laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan industri MICE di Bandar Lampung memerlukan strategi seperti peningkatan sumber daya manusia untuk MICE, perbaikan fasilitas MICE, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pengembangan pariwisata di Bandar Lampung, dukungan kebijakan terkait MICE, serta penguatan branding Bandar Lampung sebagai MICE (Convention City) dan Heritage City.

Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa berdasarkan observasi yang dilakukan terhadap faktor-faktor pendukung pengembangan industri event dan MICE di kota Bandar Lampung, ditemukan bahwa kota Bandar Lampung memiliki kemampuan untuk mencapai nilai standar sebesar 75% dari target pencapaian ideal yang diminta.Untuk dapat memenuhi faktor-faktor standar pendukung MICE nasional yang akan diterapkan, Kota Bandar Lampung harus memiliki strategi agar dapat memenuhi standar yang diperlukan, terutama jika ingin menjadikan Kota Bandar Lampung sebagai Convention City.Strategi yang direkomendasikan berdasarkan analisis web laba-laba berdasarkan data penelitian adalah peningkatan sumber daya manusia untuk mendukung MICE, perbaikan fasilitas pendukung MICE, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pengembangan pariwisata Kota Bandar Lampung, kebijakan untuk mendukung implementasi MICE, dan penguatan branding Kota Bandar Lampung sebagai MICE City (Covention City) dan Heritage City.

Untuk mengembangkan industri event dan MICE di Bandar Lampung, diperlukan strategi komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Saran penelitian lanjutan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan industri event dan MICE di Bandar Lampung, dengan fokus pada identifikasi hambatan dan peluang yang spesifik. (2) Mengeksplorasi strategi branding Bandar Lampung sebagai MICE dan Heritage City, termasuk strategi pemasaran dan promosi yang efektif untuk menarik perhatian pasar domestik dan internasional. (3) Meneliti dampak sosial dan ekonomi dari pengembangan industri event dan MICE di Bandar Lampung, serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan yang dihadapi oleh berbagai pihak terkait.

  1. Strategy for Developing the Event and MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) Industry in Bandar... doi.org/10.34013/jett.v4i2.1723Strategy for Developing the Event and MICE Meeting Incentive Convention Exhibition Industry in Bandar doi 10 34013 jett v4i2 1723
Read online
File size369.07 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test