POLTEKPAR NHIPOLTEKPAR NHI

Journal of Event, Travel and Tour ManagementJournal of Event, Travel and Tour Management

Perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini membuat dunia seolah tidak ada hambatan ruang dan waktu. Sebagai salah satu media untuk berkomunikasi, media sosial saat ini telah berkembang menjadi media berbagi foto dan video. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi pariwisata di media sosial dan pembentukan citra destinasi terhadap keputusan wisatawan untuk mengunjungi Galeri Nasional Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan format eksplanatif dan dibantu oleh alat statistik Partial Least Square (PLS) yang terdiri dari uji validitas dan reliabilitas. Responden dalam penelitian ini adalah 236 sampel. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling pada pengunjung yang datang secara kebetulan saat survei. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan validitas konvergen dan validitas diskriminan. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah informasi, kelengkapan, desain, ketertarikan, relevansi, ketepatan waktu, dan nilai tambah mempengaruhi citra destinasi, baik citra afektif maupun kognitif. Studi ini dapat memberikan implikasi praktis bagi DMO dan implikasi teoritis bagi kualitas informasi pariwisata.

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang kualitas informasi pariwisata yang mempengaruhi pembentukan citra destinasi di media sosial.Hasil survei demografis menunjukkan bahwa hampir 100% responden memiliki pengalaman bepergian menggunakan media sosial.Data ini menunjukkan dengan kuat bahwa wisatawan dari Generasi Y dan Z menggunakan media sosial sebagai sumber informasi pariwisata yang sangat berpengaruh dan penting.Dengan menganalisis dan mempelajari kualitas informasi pariwisata di media sosial, penulis menemukan hasil menarik bahwa jumlah informasi, kelengkapan, desain, ketertarikan, relevansi, ketepatan waktu, dan nilai tambah mempengaruhi citra destinasi, baik citra afektif maupun kognitif.Oleh karena itu, penelitian ini akan berkontribusi pada literatur tentang peran media sosial dalam industri pariwisata dan kualitas informasi.Selain itu, penelitian ini memperkuat alasan pemilik untuk dapat menciptakan desain media sosial yang lengkap untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Dalam era saat ini, destinasi pariwisata menghadapi persaingan yang ketat, sehingga banyak organisasi pariwisata dan Destination Marketing Organizations (DMOs) mencari alat pemasaran praktis untuk menarik lebih banyak pengunjung ke daerah masing-masing (Ma et al., 2021). Akibatnya, pemasar destinasi harus meningkatkan pemahaman mereka tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kecenderungan wisatawan untuk mengunjungi destinasi tertentu dan mempromosikannya kepada orang lain (Sharmin et al., 2021). Banyak penelitian yang sudah ada telah membahas pentingnya citra destinasi, yang dibentuk oleh berbagai informasi pariwisata, sebagai pendahulu kunci untuk pilihan destinasi, kepuasan wisatawan, dan masa depan (Enrique Bign et al., 2001; J. H. Kim, 2018). Oleh karena itu, memberikan bukti empiris tentang determinan berbagai bentuk pembentukan citra destinasi akan menawarkan perspektif manajerial yang berharga bagi pemasar destinasi pariwisata (Ruirui et al., 2024). Penelitian ini menegaskan bahwa secara keseluruhan, informasi pariwisata yang disebarkan oleh DMOs melalui saluran media sosial secara positif mempengaruhi proses pembentukan persepsi wisatawan tentang destinasi. Banyak DMOs menggunakan berbagai platform media sosial untuk menyebarkan informasi berkualitas tinggi tentang destinasi pariwisata mereka, sering kali tanpa mengonfirmasi efektivitasnya. Akhirnya, kami berpendapat bahwa wawasan yang diperoleh dari studi ini dapat diterapkan pada industri pariwisata serta sektor lainnya. Semua organisasi berusaha untuk mengembangkan dan mengawasi citra yang menarik dari penawaran mereka dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial (Hudders et al., 2021). Saat ini, media sosial diakui sebagai alat pemasaran yang kuat di berbagai industri, dengan banyak perusahaan yang mendirikan kehadiran dan berinteraksi dengan klien mereka melalui platform ini (Khanom, 2023). Memahami korelasi antara kualitas informasi yang dibagikan di platform media sosial tentang produk atau layanan tertentu dan proses pembentukan citra dapat sangat bermanfaat saat menyebarkan informasi atau merancang strategi bisnis baru yang terkait dengan media sosial.

  1. DOI Name 10.1177 Values. name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston... doi.org/10.1177DOI Name 10 1177 Values name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston doi 10 1177
  2. Using social media marketing in the digital era: A necessity or a choice | International Journal of Research... doi.org/10.20525/ijrbs.v12i3.2507Using social media marketing in the digital era A necessity or a choice International Journal of Research doi 10 20525 ijrbs v12i3 2507
Read online
File size503.86 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test