UnijoyoUnijoyo

Competence : Journal of Management StudiesCompetence : Journal of Management Studies

Kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan banyak memainkan peran penting dalam industri jasa seperti industri kuliner dan pariwisata, karena kualitas layanan sangat penting untuk kelangsungan hidup dan profitabilitas perusahaan. Dengan melihat masalah persaingan yang semakin tinggi dalam industri jasa khususnya industry wisata, maka pengelola destinasi wisata harus mampu memberikan layanan yang berkualitas dan memenuhi tuntutan pelanggan. Studi ini bertujuan untuk menguji hubungan faktor-faktor yang memengaruhi promosi dari mulut ke mulut dalam industri wisata pada pantai Lon-Malang di Kabupaten Sampang.

Hasil studi ini konsisten dengan temuan (Chaniotakis & Lymperopoulos, 2009).Kualitas layanan merupakan faktor penting bagi pertumbuhan, keberhasilan, dan keberlanjutan sebuah industri termasuk industri pariwisata.Dalam makalah ini, disajikan hasil penelitian secara empiris untuk mempelajari pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan dan pengaruh kepuasan pelanggan terhadap promosi dari mulut ke mulut.Studi ini telah mengadopsi kuesioner standar untuk mengukur berbagai komponen kualitas layanan dan kepuasan pelanggan dalam industri wisata dan mengonfirmasi bahwa semua komponen kualitas layanan termasuk Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan.Selain itu, kepuasan pelanggan juga berpengaruh positif terhadap promosi dari mulut ke mulut.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara destinasi wisata pantai Lon-Malang dengan destinasi wisata pantai lainnya di Indonesia atau bahkan di luar negeri. Dengan demikian, dapat dibandingkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan di berbagai destinasi wisata pantai, serta pengaruhnya terhadap promosi dari mulut ke mulut. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi kualitas layanan, seperti pelatihan karyawan, inovasi produk, atau strategi pemasaran. Dengan memahami faktor-faktor ini, pengelola destinasi wisata dapat meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan secara lebih efektif. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan. Dengan memanfaatkan teknologi, seperti sistem pemesanan online, aplikasi mobile, atau media sosial, destinasi wisata dapat meningkatkan pengalaman pelanggan dan mendorong promosi dari mulut ke mulut yang positif.

Read online
File size1.03 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test