LITERACYINSTITUTELITERACYINSTITUTE

Indonesian Journal of Community ServicesIndonesian Journal of Community Services

Pengelolaan sampah sangat penting untuk melindungi lingkungan dan menjaga tempat tinggal yang aman dan higienis. Namun, makalah ini mencoba mengeksplorasi peran organisasi non-pemerintah dalam mengurangi sampah dan pengelolaan sampah yang tepat di daerah munisipalitas Bangladesh. Makalah ini disiapkan berdasarkan sifat kualitatif, sementara beberapa KII dan FGD dilakukan untuk mengungkapkan peran penting NGO dalam perlindungan lingkungan melalui pengelolaan sampah. Makalah ini mengungkapkan bahwa NGO berusaha mengembangkan praktik baik mengenai pengelolaan sampah di daerah munisipalitas yang dianggap sebagai area paling tercemar dan terkontaminasi dibandingkan dengan bagian lain dari negara tersebut. Mereka telah mendanai berbagai jenis kegiatan seperti kegiatan peningkatan kesadaran, kegiatan praktik pertumbuhan, pemasangan peralatan seperti tempat sampah, distribusi IEC, pembentukan klub hijau, rencana perawatan, dukungan kendaraan untuk pengangkutan, dan titik pembuangan yang disebutkan. Selain itu, orang-orang yang dapat memainkan peran vital dalam pengelolaan sampah, khususnya perwakilan pemerintah lokal dan wanita, harus sadar. Bersama dengan pemasangan fasilitas pembuangan permanen, penentuan tanggal pengumpulan sampah, pengembangan pasar sampah daur ulang, peluit sebelum pengumpulan sampah, pemasangan tempat sampah, dll., diperlukan untuk memperkuat kegiatan pengelolaan sampah di daerah munisipalitas Bangladesh.

Strategi cerdas untuk mengurangi sampah adalah menghindari hal-hal yang tidak perlu dikemas dalam kotak dan tas atau yang dibungkus plastik.Namun, masyarakat Bangladesh belum sadar akan pengelolaan sampah, sehingga diperlukan langkah-langkah peningkatan kesadaran lebih lanjut dari pemerintah dan pihak non-pemerintah.Selain itu, pemasangan fasilitas pembuangan permanen, penentuan tanggal pengumpulan sampah, pengembangan pasar sampah daur ulang, peluit sebelum pengumpulan sampah, dan pemasangan lebih banyak tempat sampah disarankan untuk pengelolaan sampah yang tepat di daerah munisipalitas.Bersama dengan ini, wanita, dewan publik dan otoritas munisipalitas, khususnya konselor, harus lebih sadar dengan memperkenalkan intervensi baru untuk daerah munisipalitas.Berikut adalah beberapa saran untuk operasi yang lebih baik dari program pengelolaan sampah di daerah munisipalitas Bangladesh.Lebih baik meniup peluit, membersihkan kotoran, dan mengumpulkan sampah dari pintu ke pintu.Wanita harus lebih terlibat dalam pengelolaan sampah.Tanggal harus ditetapkan untuk pembersih untuk mengambil sampah di lokasi tertentu.Pendidikan lebih banyak diperlukan dalam pengelolaan sampah.Dewan publik dan otoritas munisipalitas, khususnya konselor, harus lebih sadar.Setiap institusi pendidikan harus mendirikan klub ramah lingkungan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: 1. Mengembangkan strategi pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan terintegrasi untuk mengurangi dampak negatif pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. 2. Mempelajari peran dan kontribusi NGO dalam pengelolaan sampah di daerah munisipalitas, termasuk praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. 3. Meneliti dampak sosial dan ekonomi dari pengelolaan sampah yang efektif, seperti penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. 4. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pengelolaan sampah masyarakat, seperti kesadaran lingkungan, pendidikan, dan partisipasi masyarakat. 5. Meneliti dan mempromosikan teknologi dan inovasi baru dalam pengelolaan sampah, seperti pengolahan sampah terintegrasi, daur ulang, dan pengurangan sampah. 6. Mempelajari peran pemerintah dan otoritas munisipalitas dalam pengelolaan sampah, termasuk kebijakan dan regulasi yang ada, serta tantangan dan peluang untuk meningkatkan pengelolaan sampah. 7. Mengembangkan program pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah yang efektif, termasuk pelatihan dan kampanye publik. 8. Menganalisis dan meningkatkan infrastruktur pengelolaan sampah, seperti tempat sampah, fasilitas pengolahan, dan sistem pengumpulan sampah. 9. Meneliti dan mempromosikan praktik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, seperti pengomposan, daur ulang, dan pengurangan sampah plastik. 10. Mempelajari dan mempromosikan kolaborasi antara pemerintah, NGO, dan masyarakat dalam pengelolaan sampah, termasuk pembentukan aliansi dan jaringan untuk berbagi pengetahuan dan sumber daya.

  1. NGO and Waste Management: Learning from Bangladesh | Indonesian Journal of Community Services. ver ngo... ojs.literacyinstitute.org/index.php/ijcs/article/view/1386NGO and Waste Management Learning from Bangladesh Indonesian Journal of Community Services ver ngo ojs literacyinstitute index php ijcs article view 1386
Read online
File size692.08 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test