PERKIVIPERKIVI

PerkiviPerkivi

Abstrak. Data Statista mencatat bahwa hanya 39% konsumen global yang sepenuhnya percaya pada layanan Fintech, menunjukkan perlunya solusi inovatif untuk membangun keandalan sistem. Integrasi blockchain dan artificial intelligence menawarkan solusi potensial melalui desentralisasi, prediksi berbasis data, dan otomatisasi cerdas. Konvergensi teknologi blockchain dan Artificial Intelegence (AI) telah membuka peluang transformatif di sektor financial technology (fintech), khususnya dalam pengembangan Decentralized Finance (DeFi). Pertama, Artificial Intelegence (AI) dapat membantu mendeteksi ancaman siber secara proaktif melalui analisis perilaku (behavioral analysis) dan anomaly detection. Kedua, skalabilitas jaringan blockchain dapat ditingkatkan dengan bantuan Artificial Intelegence (AI). Ketiga, Uni Eropa telah mengeluarkan Artificial Intelligence Act dan Markets in Crypto-Assets Regulation (MiCA).

Konvergensi blockchain dan AI membuka peluang transformatif di fintech, meningkatkan keamanan, skalabilitas, dan kemudahan pengguna.Namun, tantangan seperti keamanan data, bias AI, fragmentasi regulasi, dan kompleksitas teknis masih menghambat adopsi.Diperlukan penelitian lanjutan untuk mengatasi tantangan ini dan harmonisasi regulasi global.

Penelitian dapat fokus pada pengembangan model AI untuk mendeteksi kerentanan smart contract secara real-time, analisis dampak regulasi global terhadap adopsi DeFi, dan optimasi jaringan blockchain dengan algoritma AI untuk meningkatkan skalabilitas. Penelitian ini perlu menggabungkan pendekatan teknis dan regulasi untuk mengatasi tantangan keamanan dan fragmentasi hukum. Selain itu, eksplorasi penggunaan teknik federated learning untuk meningkatkan privasi data dalam oracles DeFi juga menjadi arah penting. Penelitian lanjutan juga perlu mengeksplorasi integrasi AI untuk automasi kepatuhan regulasi (compliance automation) di platform DeFi, serta studi kasus implementasi hybrid AI-blockchain untuk meningkatkan efisiensi transaksi lintas batas. Analisis terhadap bias algoritma AI dalam pengambilan keputusan kredit dan manajemen risiko menjadi arah penting untuk memastikan keadilan dan transparansi sistem fintech.

Read online
File size651.19 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test