UnmulUnmul

JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMULJURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL

Batuan andesit merupakan salah satu bahan galian industri yang banyak dimanfaatkan sebagai material konstruksi, sehingga diperlukan informasi mengenai geometri dan potensi sumberdaya batuan andesit. Guna memenuhi kebutuhan data eksplorasi material konstruksi, dilakukan penyelidikan geofisika untuk melakukan pendugaan sumberdaya batuan andesit menggunakan metode geolistrik resistivitas dua dimensi (2D) di daerah Dukuh Gunung Kukusan, Kelurahan Hargorejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Akuisisi data lapangan dilaksanakan pada empat lintasan ukur menggunakan konfigurasi Wenner-Schlumberger. Tahap pengolahan data melalui proses inversi dua dimensi menggunakan perangkat lunak RES2DINV dan dilanjutkan dengan pemodelan blok tiga dimensi (block modelling) menggunakan Geosoft Oasis Montaj untuk keperluan perhitungan volume. Hasil interpretasi menunjukkan batuan andesit segar memiliki nilai resistivitas relatif tinggi, yaitu pada kisaran 1000–1870 Ωm, sedangkan batuan andesit lapuk dicirikan oleh nilai resistivitas yang lebih rendah, berkisar antara 300–800 Ωm. Batuan andesit segar mulai teridentifikasi pada kedalaman rata-rata ± 15 meter di bawah permukaan dengan pola penyebaran yang memanjang dari arah Barat Daya ke Timur Laut, selaras dengan struktur geologi regional. Berdasarkan hasil pemodelan tiga dimensi, diperoleh estimasi volume sumberdaya batuan andesit segar sebesar 95.875 m³ dan volume batuan andesit lapuk sebesar 160.125 m³. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi awal yang berguna dalam perencanaan pemanfaatan sumberdaya batuan andesit serta menjadi referensi penerapan metode geolistrik resistivitas 2D dalam eksplorasi batuan konstruksi.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data geolistrik yang telah dilakukan pada lokasi penelitian, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Batuan andesit segar yang dicirikan dengan nilai resistivitas (≥ 850 Ωm) teridentifikasi pada kedalaman rata-rata mulai dari ± 15 meter di bawah permukaan, dengan ketebalan yang signifikan dan berkelanjutan ke arah bawah.Sedangkan lapisan andesit lapuk dengan resistivitas 300–800 Ωm menempati bagian dangkal hingga menengah dengan ketebalan bervariasi mengikuti struktur dan morfologi setempat.Pola penyebaran komoditas andesit segar bersifat masif dan kontinu dengan orientasi memanjang dari arah Barat Daya ke Timur Laut, yang selaras dengan struktur geologi regional.Berdasarkan interpretasi penampang 2D, Lintasan 1 menunjukkan zona akumulasi andesit paling tebal, sedangkan Lintasan 4 yang memiliki nilai resistivitas lebih rendah yang didominasi oleh andesit lapuk dan diinterpretasikan sebagai batas lateral bagian timur dari zona potensi sumber daya.Hasil pendugaan sumberdaya andesit dengan pemodelan blok 3D menunjukkan bahwa batuan andesit segar dengan rentang resistivitas 1000–1870 Ωm memiliki volume sebesar 95.875 m³, sedangkan andesit lapuk dengan resistivitas 300 800 Ωm mencapai volume 160.Hasil ini mengonfirmasi adanya potensi sumber daya andesit yang signifikan di lokasi penelitian, baik berupa batuan yang telah mengalami pelapukan maupun yang masih segar dan tersimpan masif di bawah permukaan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih mendalami potensi sumber daya batuan andesit di daerah Kulon Progo. Pertama, penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis lebih mendalam mengenai karakteristik fisik dan mekanik batuan andesit segar dan lapuk. Hal ini penting untuk memahami perilaku batuan tersebut saat digunakan sebagai material konstruksi. Kedua, studi lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi sumber daya batuan andesit di daerah-daerah lain yang memiliki karakteristik geologi serupa dengan Kulon Progo. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi referensi bagi eksplorasi batuan konstruksi di wilayah-wilayah tersebut. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat berfokus pada pengembangan metode geolistrik resistivitas 2D untuk meningkatkan akurasi pendugaan sumber daya batuan andesit. Dengan demikian, metode ini dapat diterapkan secara lebih luas dalam eksplorasi batuan konstruksi.

  1. Identifying Andesite Rocks Sources Using Geoelectrical Resistivity in Loli, Donggala Regency, Central... journal2.um.ac.id/index.php/jpse/article/view/12685Identifying Andesite Rocks Sources Using Geoelectrical Resistivity in Loli Donggala Regency Central journal2 um ac index php jpse article view 12685
  2.  . 0 mdpi.com/2072-4292/11/24/2923A 0 mdpi 2072 4292 11 24 2923
  3. Site Maintenance. site maintenance ll back soon sorry re currently performing scheduled upgrade provide... jurnal.tekmira.esdm.go.id/index.php/minerba/article/view/1336Site Maintenance site maintenance ll back soon sorry re currently performing scheduled upgrade provide jurnal tekmira esdm go index php minerba article view 1336
  4. 室内透水試験における亀裂を有する安山岩の水飽和度と複素比抵抗および弾性波の関係.... doi.org/10.3124/segj.71.71IIAaeAAOAcCUACCeuOAoCUOAeUANiOAOAOCOAAAnC doi 10 3124 segj 71 71
Read online
File size693.25 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test