UnmulUnmul

JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMULJURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL

Pada tambang terbuka kegiatan pembongkaran massa batuan sangat sering kita jumpai. Kegiatan tersebut dapat dilakukan dengan tiga metode, yaitu penggalian langsung, penggaruan dan peledakan. Apabila pemilihan pembongkaran massa batuan tidak tepat maka akan berpengaruh terhadap produktivitas tambang. Penentuan metode pembongkaran massa batuan dapat dilakukan dengan menggunakan metode grading. Pada metode grading, penentuan metode pembongkaran dengan menggunakan pembobotan parameter dari sebuah massa batuan yang disebut Rock Mass Rating. Parameter – parameter massa batuan akan dilakukan pembobotan nilai untuk mengetahui nilai dari massa batuan. Bobot nilai dari massa batuan tersebut dapat dihubungkan dengan metode pembongkaran massa batuan yaitu free digging, ripping dan blasting. Hasil dari penelitan ini menunjukan metode pembongkaran massa batuan untuk setiap penurunan elevasi 10 meter. Dari luas pit sebesar 56,5 ha prosentase penyebaran metode pembongkaran setiap penurunan elevasi 10 meter bervariasi yaitu elevasi 10 hingga 0 msl direct digging 21% dan ripping 51%. Elevasi 0 hingga -10 msl ripping 54% dan blasting 15%, elevasi -10 hingga -20 msl ripping 59% dan blasting 11%, elevasi -20 hingga -30 msl ripping 43% dan blasting 25%, elevasi -30 hingga -40 msl ripping 73%.

Rekomendasi untuk metode kemampugaruan pada pit S22GSB1 yang dilakukan setiap penurunan elevasi 10 meter adalah sebagai berikut.elevasi 10 sd 0 msl = direct digging dan ripping.elevasi 0 sd -10 msl = ripping dan blasting.elevasi -10 sd -20 msl = ripping dan blasting.elevasi -20 sd -30 msl = ripping dan blasting.elevasi -30 sd -40 msl = ripping.elevasi 10 sd 0 msl = direct digging 21% dan ripping 51%.elevasi 0 sd -10 msl = ripping 54% dan blasting 15%.elevasi -10 sd -20 msl = ripping 59% dan blasting 11%.elevasi -20 sd -30 msl = ripping 43% dan blasting 25%.elevasi -30 sd -40 msl = ripping 73%.Rekomendasi penggunaan peralatan bulldozzer untuk kegiatan penggaruan yaitu bulldozzer tipe D155A dan D375A (Komatsu), serta tipe D8R dan D9R (Caterpillar).

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh kandungan air tanah terhadap nilai RMR dan efisiensi metode pembongkaran batuan. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara metode RMR dengan teknik geofisika lainnya dalam menentukan kemampugaruan batuan di lokasi tambang berbeda. Terakhir, penelitian dapat dikembangkan untuk menciptakan sistem pemetaan real-time berbasis RMR yang terintegrasi dengan data geologi dan hidrogeologi untuk meningkatkan akurasi rekomendasi metode pembongkaran.

Read online
File size812.98 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test