UnmulUnmul

JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMULJURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL

Perubahan tata guna lahan berdampak pada ketersediaan airtanah baik secara kualitas maupun kuantitas. Struktur geologi dan aktivitas penambangan batubara open pit sangat mempengaruhi perubahan pola aliran airtanah. Kondisi seperti ini terjadi pada lokasi penambangan batubara open pit yang berada di kecamatan Muara Lawa yang menjadi daerah model penelitian. Secara metodologis, penelitian ini menggunakan kajian pendekatan dari kondisi hidrogeologi, hidrologi, dan kondisi batas hidrogeologi. Hasil dari penelitian menjelaskan, bahwa Formasi yang berkembang daerah penelitian yaitu, terdiri dari Formasi Pulaubalang, Pamaluan, dan Balikpapan dengan struktur Sinklin Lampanan, dengan sumbu sinklin yang membentang dari timur laut menuju ke barat daya. Hasil kajian hidrogeologi terungkap, bahwa daerah penelitian masuk dalam sistem akuifer batuan sedimen terlipat yang terdiri dari tujuh lapisan akuifer yang berselang-seling antara akuitar, akuifer, dan lapisan dasar berupa akuiklud. Daerah model penelitian dibatasi oleh Sungai Lawa dan Sungai Perak, serta batas pemisah airtanah (utara dan selatan). Pada analisis tipe akuifer, daerah model termasuk kategori akuifer semi tertekan dengan dominasi akuitar. Perubahan morfologi dan geologi akibat aktivitas penambangan batubara open pit berpengaruh terhadap perubahan aliran airtanah, antara lain: daerah pit tambang yang mengalami penurunan elevasi sampai -60 m dpl dan penambahan elevasi hingga 40 m pada daerah disposal. Kondisi ini berdampak perubahan pola arah aliran airtanah ke arah pit dan penurunan muka airtanah piezometrik dan kenaikan neraca airtanah hampir lima kali lipat dari kondisi alami ke kondisi penambangan aktif yang disebabkan perubahan tata guna lahan dan hidrostratigrafi.

Penambangan batubara open pit di daerah Muara Lawa mengubah pola aliran airtanah dan meningkatkan neraca airtanah.Struktur geologi seperti sinklin Lampanan memengaruhi distribusi akuifer.Perubahan tata guna lahan dan aktivitas penambangan menyebabkan penurunan muka airtanah serta pergeseran aliran airtanah ke area pit.Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk memahami dampak jangka panjang dan mitigasi kerusakan akuifer.

1. Penelitian tentang dampak jangka panjang penambangan open pit terhadap kualitas airtanah di daerah sinklin. 2. Analisis peran struktur geologi seperti sinklin dalam mengatur pola aliran airtanah dan distribusi akuifer. 3. Pengembangan metode mitigasi untuk mengurangi pengaruh penambangan terhadap keseimbangan hidrologi daerah penelitian, khususnya di area yang mengalami penurunan muka airtanah.

Read online
File size895.53 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test