UIKAUIKA

AMK : Abdi Masyarakat UIKAAMK : Abdi Masyarakat UIKA

Pengembangan kemandirian adalah program penting dalam sistem pemasyarakatan, bertujuan memberikan keterampilan produktif kepada tahanan untuk mendukung reintegrasi sosial-ekonomi mereka setelah kembali ke masyarakat. Program layanan masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi vokasional dan wirausaha melalui pelatihan pembuatan roti kontemporer dan manajemen bisnis di Lapas Kelas IIB Cianjur. Metode Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR) digunakan, yang secara aktif melibatkan peserta dalam perencanaan, pelaksanaan, refleksi, dan evaluasi program. Dua puluh tahanan yang tertarik pada industri roti dan wirausaha mengikuti program ini. Materi pelatihan mencakup teknik pembuatan roti kontemporer, sanitasi makanan, pengemasan, perhitungan biaya produksi, penetapan harga, serta strategi pemasaran dan manajemen bisnis sederhana. Evaluasi dilakukan melalui uji coba pra dan pasca untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta, didukung oleh observasi, dokumentasi, dan diskusi reflektif. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang proses pembuatan roti dan manajemen bisnis, ditandai dengan peningkatan skor uji coba pasca dibandingkan pra. Selain itu, peserta mampu membuat roti secara mandiri dan memahami dasar perencanaan bisnis. Program ini berkontribusi pada penguatan kemandirian tahanan dengan meningkatkan keterampilan teknis dan wirausaha sebagai persiapan untuk reintegrasi sosial-ekonomi yang berkelanjutan setelah dibebaskan.

Program pelatihan pembuatan roti kontemporer dan manajemen bisnis berhasil meningkatkan kompetensi vokasional dan wirausaha tahanan di Lapas Kelas IIB Cianjur.Peserta mampu memahami proses pembuatan roti, menghitung biaya produksi, menetapkan harga, serta merancang strategi pemasaran.Peningkatan keterampilan ini menjadi dasar untuk reintegrasi sosial-ekonomi yang berkelanjutan.Namun, diperlukan dukungan lanjutan seperti akses modal, peralatan, dan jaringan pasar untuk memastikan keberlanjutan bisnis setelah dibebaskan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pendanaan alternatif seperti mikrofinansial terhadap keberhasilan bisnis tahanan setelah pembebasan. 2. Studi tentang efektivitas program mentoring berkelanjutan dalam mendukung pengembangan keterampilan wirausaha pasca-pembebasan. 3. Analisis peran jaringan komunitas lokal dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk tahanan yang kembali ke masyarakat.

  1. Pelatihan Keterampilan Tata Boga sebagai Bekal Usaha Mandiri bagi Warga Binaan Lapas Kelas III Rangkasbitung... ejournal.yasin-alsys.org/aldyas/article/view/6060Pelatihan Keterampilan Tata Boga sebagai Bekal Usaha Mandiri bagi Warga Binaan Lapas Kelas III Rangkasbitung ejournal yasin alsys aldyas article view 6060
Read online
File size247.74 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test