UNDARUNDAR

JURIKO: Jurnal Ilmu EkonomiJURIKO: Jurnal Ilmu Ekonomi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan dan kontribusi industri kecil kerajinan manik-manik terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri manik-manik memiliki peran penting dalam menyerap tenaga kerja, terutama perempuan rumah tangga, serta memberikan tambahan pendapatan yang signifikan bagi keluarga. Industri ini juga berkontribusi pada pelestarian budaya lokal karena kerajinan manik-manik merupakan warisan turun-temurun. Namun, keberlanjutan usaha masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, pasokan bahan baku yang fluktuatif, rendahnya literasi digital, dan kurangnya regenerasi tenaga kerja muda. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya dukungan multipihak, termasuk pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha, untuk memperkuat daya saing industri sekaligus menjaga keberlanjutan budaya lokal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kerajinan manik-manik di Desa Plumbon Gambang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Industri ini terbukti menyerap tenaga kerja lokal, terutama perempuan rumah tangga, serta memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.Selain kontribusi ekonomi, industri ini juga menjaga identitas budaya dan memperkuat solidaritas sosial masyarakat desa.Keberlanjutan usaha sangat dipengaruhi oleh ketersediaan modal, pasokan bahan baku, strategi pemasaran, penggunaan teknologi, dan keterlibatan tenaga kerja lokal.Namun, berbagai tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan akses permodalan, regenerasi pengrajin, serta literasi digital yang rendah.Pandemi Covid-19 semakin memperlihatkan kerentanan industri kecil, meskipun fleksibilitas sebagian pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital terbukti membantu mereka bertahan.Sebagai implikasi, diperlukan dukungan multipihak untuk memperkuat akses pembiayaan, memberikan pelatihan berbasis digital marketing, dan mendorong inovasi produk agar lebih kompetitif di pasar global.Dengan sinergi tersebut, industri manik-manik tidak hanya berkelanjutan secara ekonomi, tetapi juga mampu menjaga nilai budaya lokal sekaligus berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Untuk mendorong keberlanjutan industri kerajinan manik-manik, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi dalam mengembangkan strategi yang tepat. Fokus penelitian selanjutnya dapat diarahkan pada inovasi desain produk yang tetap mengakar pada kearifan lokal namun mampu bersaing di pasar modern. Selain itu, penting untuk meningkatkan literasi digital dan akses permodalan bagi pelaku usaha, serta mendorong regenerasi tenaga kerja muda melalui pelatihan dan pewarisan keterampilan. Dengan demikian, industri manik-manik dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah maupun nasional.

Read online
File size156.4 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test