UINSIUINSI

Southeast Asian Journal of Islamic EducationSoutheast Asian Journal of Islamic Education

Penetrasi digital yang luas dari teknologi digital di era digital telah menyebabkan kepercayaan buta digital di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), di mana platform ensiklopedia terbuka sering dianggap sebagai kebenaran mutlak tanpa verifikasi. Studi quasi-eksperimental ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi investigasi forensik yang menargetkan arsitektur pengeditan terbuka Wikipedia dalam mengurangi kepercayaan buta digital dan meningkatkan ketahanan Tabayyun. Menggunakan desain kelompok kontrol nonequivalent, studi ini melibatkan 44 siswa kelas X di SMK UNITOMO Surabaya, dibagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert-scale pada fase pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan N-Gain, Shapiro-Wilk, Levenes Test, Welchs Independent Sample t-test, dan Cohens d. Hasil statistik mengonfirmasi penolakan hipotesis nol secara signifikan (p < 0,001). Kelas eksperimen menunjukkan peningkatan kognitif signifikan dengan rata-rata N-Gain 0,6166, sedangkan kelas kontrol menunjukkan regresi kompetensi (N-Gain = -0,0617). Analisis ukuran efek menghasilkan nilai Cohens d sebesar 4,925, mengonfirmasi dampak intervensi yang besar. Kesimpulan menunjukkan bahwa dekonstruksi langsung kerentanan dalam arsitektur informasi digital membuktikan transformasi Tabayyun dari rekomendasi moral menjadi perilaku self-regulating yang terukur. Temuan ini menekankan urgensi mengintegrasikan literasi digital kritis ke dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam sebagai perlindungan epistemologis vokasional di abad ke-21.

Dekonstruksi langsung kerentanan dalam arsitektur informasi digital menunjukkan transformasi Tabayyun dari rekomendasi moral menjadi perilaku self-regulating yang terukur.Temuan ini menekankan urgensi mengintegrasikan literasi digital kritis ke dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam sebagai perlindungan epistemologis vokasional di abad ke-21.Selain itu, intervensi berbasis Wikipedia terbukti efektif dalam mengurangi kepercayaan buta digital dan meningkatkan ketahanan Tabayyun di kalangan siswa SMK.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan pendekatan intervensi berbasis platform digital lainnya, seperti Medium atau Reddit, untuk menguji efektivitasnya dalam meningkatkan literasi digital kritis di kalangan siswa SMK. Selain itu, penelitian bisa fokus pada integrasi konsep Tabayyun ke dalam mata pelajaran non-keagamaan, seperti matematika atau sains, untuk melihat dampaknya terhadap kemampuan evaluasi kritis secara menyeluruh. Terakhir, studi lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi augmented reality (AR) atau virtual reality (VR) untuk menciptakan simulasi interaktif yang memperkuat pemahaman siswa tentang mekanisme manipulasi informasi di ruang digital.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.61942/msj.v3i3.384One moment please one moment please wait request verified doi 10 61942 msj v3i3 384
  2. Islamic Education Management, Sufism, and Digital Literacy: An Interdisciplinary Approach | Qubahan Academic... doi.org/10.48161/qaj.v6n1a2127Islamic Education Management Sufism and Digital Literacy An Interdisciplinary Approach Qubahan Academic doi 10 48161 qaj v6n1a2127
  3. edukasi islami: jurnal pendidikan islam. integrated technology learning viewed lens 0f 21st century education... doi.org/10.30868/ei.v12i01.3038edukasi islami jurnal pendidikan islam integrated technology learning viewed lens 0f 21st century education doi 10 30868 ei v12i01 3038
Read online
File size377.51 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test