SANAGUSTINSANAGUSTIN

Riemann: Research of Mathematics and Mathematics EducationRiemann: Research of Mathematics and Mathematics Education

Perhitungan farmasi memerlukan pemahaman yang kuat tentang rasio, proporsi, dan persentase untuk memastikan persiapan obat dan penentuan dosis yang akurat. Namun, mahasiswa farmasi sering kesulitan menerapkan konsep-konsep ini, yang dapat menyebabkan kesalahan konseptual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan tes diagnostik tiga tingkat yang dimodifikasi (MTTDT) untuk mengidentifikasi kesalahan konseptual mahasiswa farmasi dalam perhitungan rasio, proporsi, dan persentase. Instrumen ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Berbeda dengan tes tiga tingkat konvensional, tingkat kedua dimodifikasi dari pilihan ganda menjadi format esai terbuka, memungkinkan penilaian terpisah terhadap pemahaman konsep, proses pemecahan masalah, dan akurasi perhitungan. Validitas konten dievaluasi oleh tujuh ahli menggunakan Aikens V, sedangkan validitas empiris dan keandalan dinilai dalam kelompok validasi terpisah menggunakan korelasi point-biserial dan Cronbachs alpha (α = 0,727). Dari sepuluh item yang dirancang awalnya, sembilan memenuhi kriteria validitas empiris dan dipertahankan untuk studi utama, yang diberikan kepada 97 mahasiswa farmasi tahun pertama. Secara rata-rata, 20,44% respons mencerminkan kesalahan konseptual dan 25,44% mencerminkan kekurangan pengetahuan. Analisis respons tingkat kedua yang terbuka mengungkapkan disparitas yang signifikan antara pemahaman konsep (81,56%) dan akurasi perhitungan (43,00%), meskipun sebagian besar mahasiswa mengakui konsep yang relevan; kinerja mereka menurun secara substansial selama langkah pemecahan masalah dan konversi unit. Temuan ini menunjukkan bahwa tes diagnostik tiga tingkat yang dimodifikasi, khususnya tingkat kedua yang terbuka, dapat efektif mengungkap kesalahan prosedural dan kesalahan terkait konversi unit yang mungkin gagal terdeteksi dalam format pilihan ganda konvensional, mendukung penggunaannya untuk intervensi instruksional yang ditargetkan dalam pendidikan matematika farmasi.

Penelitian ini mengembangkan dan mengvalidasi secara empiris tes diagnostik tiga tingkat yang dimodifikasi untuk mengidentifikasi kesalahan konseptual mahasiswa farmasi dalam rasio, proporsi, dan persentase, yang merupakan konsep dasar dalam menghitung dosis dan konsentrasi obat.Temuan utama menunjukkan bahwa banyak kesulitan yang dialami mahasiswa berasal dari kesalahan dalam eksekusi prosedural (misalnya konversi unit), bukan kekurangan pemahaman konsep dasar.banyak mahasiswa mampu mengidentifikasi konsep dan rumus yang benar tetapi masih menghasilkan jawaban akhir yang salah karena kesalahan konversi unit.Diskrepansi ini memiliki implikasi langsung bagi keselamatan pasien, karena perhitungan yang secara konseptual benar tetapi secara prosedural cacat dapat mengakibatkan dosis obat yang salah hingga satu orde magnitudo (sebuah pola yang diilustrasikan oleh jawaban mahasiswa dalam penelitian ini) tanpa mahasiswa menyadari kesalahan mereka.Format esai terbuka pada tahap kedua terbukti mampu mengungkapkan perbedaan ini, sesuatu yang tidak dapat didemonstrasikan oleh format pilihan ganda konvensional.

Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Mengembangkan strategi instruksional yang secara khusus menargetkan eksekusi prosedural konversi unit, bukan hanya pemahaman konsep, dengan memberikan latihan berulang dan berkualitas rendah, seperti latihan perhitungan singkat di kelas atau latihan berbasis laboratorium yang secara khusus menargetkan langkah-langkah konversi unit yang diidentifikasi sebagai titik kesalahan tinggi dalam penelitian ini (misalnya Item 2 dan 4). (2) Menggunakan instrumen diagnostik yang dikembangkan dalam penelitian ini sebagai alat formatif untuk tujuan tersebut, memungkinkan instruktur mengidentifikasi titik kesalahan prosedural sebelum kesalahan tersebut muncul dalam penilaian berkualitas tinggi atau praktik klinis. (3) Melakukan penelitian lebih lanjut untuk memeriksa apakah disparitas konseptual-prosedural ini mereplikasi di program farmasi lain dan struktur kurikulum yang berbeda.

  1. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika). development essay test assessment rubric polya theory based... jurnal.ugj.ac.id/index.php/JNPM/article/view/7724JNPM Jurnal Nasional Pendidikan Matematika development essay test assessment rubric polya theory based jurnal ugj ac index php JNPM article view 7724
Read online
File size860.43 KB
Pages25
DMCAReport

Related /

ads-block-test