E GREENATIONE GREENATION

Greenation International Journal of Economics and AccountingGreenation International Journal of Economics and Accounting

Sektor agen perjalanan umrah di Indonesia telah mengalami pertumbuhan signifikan, namun hal ini seringkali tidak diimbangi dengan peningkatan kinerja internal organisasi. Kinerja karyawan yang suboptimal dipengaruhi oleh dukungan organisasi yang rendah, disiplin kerja yang lemah, dan sistem kompensasi yang tidak memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan organisasi, disiplin kerja, dan kompensasi terhadap kinerja karyawan, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksplanatori, melibatkan 101 responden yang merupakan karyawan agen perjalanan umrah di Provinsi Lampung, dipilih melalui purposive sampling. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan organisasi, disiplin kerja, dan kompensasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Namun, secara langsung, hanya kompensasi yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan dukungan organisasi dan disiplin kerja tidak memiliki pengaruh langsung. Kepuasan kerja ditemukan berperan sebagai variabel mediasi yang krusial; ia memediasi penuh pengaruh dukungan organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja, dan memediasi parsial pengaruh kompensasi terhadap kinerja. Temuan ini menyiratkan bahwa faktor psikologis kepuasan kerja berfungsi sebagai jembatan utama dalam menerjemahkan praktik manajemen sumber daya manusia ke dalam peningkatan kinerja karyawan di sektor jasa keagamaan.

Model determinan kinerja karyawan melalui kepuasan kerja pada agen perjalanan umrah di Lampung telah tervalidasi secara empiris, menunjukkan bahwa dukungan organisasi, disiplin kerja, dan kompensasi secara positif memengaruhi kepuasan kerja dan kinerja karyawan.Meskipun dukungan organisasi dan disiplin kerja tidak berpengaruh langsung pada kinerja, kompensasi memiliki efek langsung, dan kepuasan kerja menjadi variabel mediasi krusial yang sepenuhnya menjembatani pengaruh dukungan organisasi dan disiplin kerja, serta sebagian memediasi pengaruh kompensasi.Dengan demikian, kepuasan kerja berfungsi sebagai jembatan psikologis yang sangat diperlukan untuk menerjemahkan faktor manajerial (dukungan, disiplin, dan imbalan) menjadi hasil kerja yang nyata.

Untuk penelitian selanjutnya di sektor agen perjalanan umrah, ada beberapa arah menarik yang bisa dieksplorasi agar hasilnya lebih komprehensif dan bermanfaat. Pertama, mengingat penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya kepuasan kerja, studi mendatang dapat menyelidiki bagaimana intervensi SDM non-finansial yang lebih spesifik, seperti gaya kepemimpinan transformasional atau program pengembangan karir yang dipersonalisasi, dapat secara langsung atau tidak langsung meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Penting untuk memahami jenis dukungan apa yang paling efektif dalam konteks layanan keagamaan yang memiliki dimensi spiritual dan emosional. Pertanyaan yang bisa diajukan adalah, Bagaimana implementasi gaya kepemimpinan partisipatif atau program mentoring khusus memengaruhi tingkat kepuasan kerja dan efektivitas pelayanan karyawan? Kedua, menanggapi tantangan inovasi produk dan proses serta penggunaan teknologi yang masih terbatas di sektor ini, penelitian dapat fokus pada dampak adopsi teknologi digital baru, seperti sistem manajemen jemaah berbasis aplikasi atau alat komunikasi cerdas. Bagaimana integrasi teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi kerja karyawan, mengurangi kesalahan operasional, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas layanan serta kepercayaan jemaah? Ini akan membantu agen umrah beradaptasi dengan tuntutan pasar yang semakin digital. Ketiga, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam, studi lanjutan bisa menggunakan pendekatan kualitatif atau campuran. Peneliti dapat melakukan wawancara mendalam dengan karyawan dan bahkan jemaah di berbagai wilayah Indonesia untuk menggali pengalaman mereka terkait kualitas layanan dan praktik SDM. Ini akan mengungkap faktor-faktor psikologis atau budaya yang lebih kompleks yang memengaruhi kepuasan kerja dan kinerja, serta memberikan wawasan tentang perbedaan regional dalam manajemen SDM di sektor umrah.

  1. Pengaruh Perceived Organizational Support (POS) terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) melalui... doi.org/10.29244/jmo.v14i2.42113Pengaruh Perceived Organizational Support POS terhadap Organizational Citizenship Behavior OCB melalui doi 10 29244 jmo v14i2 42113
  2. Strategic ESG-Driven Human Resource Practices: Transforming Employee Management for Sustainable Organizational... jurnal.ut.ac.id/index.php/jom/article/view/9786Strategic ESG Driven Human Resource Practices Transforming Employee Management for Sustainable Organizational jurnal ut ac index php jom article view 9786
  3. The Effect of Compensation, Motivation, and Work Discipline on Employee Performance at PT. Agro Artha... doi.org/10.52121/ijessm.v4i2.278The Effect of Compensation Motivation and Work Discipline on Employee Performance at PT Agro Artha doi 10 52121 ijessm v4i2 278
Read online
File size534.44 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test