POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA

Sanitasi: Jurnal Kesehatan LingkunganSanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan

Penanganan sampah dapat melibatkan seluruh komponen masyarakat, termasuk anak-anak. Melibatkan anak usia dini merupakan langkah awal yang baik untuk pembelajaran penanganan sampah agar peduli terhadap lingkungan. Murid TK Kudup Sari rata-rata berusia 6 tahun, yaitu usia yang berada dalam tahap meniru dan mudah menerima ilmu pengetahuan baru, sehingga diharapkan mereka lebih mudah untuk mengaplikasikan pembelajaran yang diperoleh. Studi ini bertujuan untuk mengetahui model alat pemungut sampah yang paling disukai murid TK melalui penelitian yang bersifat kuasi eksperimen dengan desain penelitian post-test only. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh 41 orang murid Kelas B TK Kudup Sari yang terletak di Sidoluhur, Godean, Sleman. Pengamatan dilakukan sebanyak 10 kali ulangan dan dilakukan dengan cara mengamati jumlah anak yang memungut sampah dengan menggunakan dua model alat pemungut yang disediakan. Secara deskriptif terlihat jelas perbedaan rerata frekuensi memungut sampah yang dilakukan oleh siswa TK, yaitu empat kali menggunakan model alat tusuk dan 37 kali menggunakan model alat penjepit. Hasil uji t-test bebas pada derajat kepercayaan 95 % mengkonfirmasi hal tersebut karena nilai p yang dihasilkan lebih kecil dari 0,001 sehingga perbedaan tersebut sangat signifikan, di mana alat pemungut sampah model penjepit jauh lebih disukai dibandingkan alat pemungut sampah model tusuk.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dari dua model alat yang disediakan, alat pemungut sampah yang lebih disukai oleh murid TK Kudup Sari adalah alat pemungut sampah model penjepit.

Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji dampak jangka panjang penggunaan model alat penjepit terhadap kesadaran lingkungan anak, membandingkan efektivitas model alat pemungut sampah dengan usia yang lebih tua, serta mengeksplorasi penggunaan alat pemungut sampah dalam bentuk permainan interaktif untuk meningkatkan partisipasi anak dalam kegiatan lingkungan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih luas tentang strategi pendidikan lingkungan yang efektif dan berkelanjutan.

Read online
File size205.66 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test